Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


Sering Minum Teh Hijau Dapat Mencegah Kankar, Benarkah ?

Selama ini teh hijau selalu dikaitkan dengan minuman kesehatan yang memiliki manfaat untuk menjaga kelangsingan tubuh. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan senyawa polifenol pada teh hijau dipercaya dapat mencegah resiko serangan jantung koroner dan penyakit mematikan seperti kanker. Sehingga, banyak orang menyarankan untuk mengkonsumsi minuman tersebut.

Benarkah itu semua ?

Beberapa penelitian oleh ahli kesehatan di laboratorium menunjukkan bahwa teh hijau memang kaya akan kandungan senyawa polifenol terdiri dari flavandiol, flavonoida, asam fenolat dan flavonol. Hasil dari penelitian tersebut juga membuktikan sebanyak 30% senyawa tersebut terdapat pada berat kering daun teh hijau.

Selain memiliki manfaat bagi ksehatan, ternyata teh hijau memiliki efek samping.

Selain sejumlah senyawa tersebut, teh hijau juga terdapat kandungan senyawa epikatekin yang masih dalam golongan komponen pelifenol utama. Berkat adanya senyawa ini, teh hijau dikenal dengan aroma yang dapat melegakan suasana dan menyegarkan tubuh.

Teh Hijau Mencegah Kanker ?

Senyawa polifenol memang dikenal sebagai salah satu antioksidan yang seringkali ditemukan pada dedaunan. Menurut ahli kesehatan, manfaat dari senyawa alami ini dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan kanker.

Kandungan polifenol pada teh hijau memiliki peran aktif untuk mencegah resiko kanker dengan cara menghalau radikal bebas di dalam tubuh yang ditimbulkan dari zat karsinogen dari dalam dan luar tubuh.

Selain itu, senyawa ini juga akan bekerja untuk meningkatkan aktivitas enzim Glutation S Transferase (GST) guna membantu dalam proses detoksifikasi atau pengeluaran racun di dalam tubuh melalui seluran sekresi seperti dari kelenjar keringat, air seni dan sebagainya.

Beberapa jenis penyakit kanker yang dapat dicegah perkembangannya antara lain kanker lambung, paru paru, kanker kulit, payudara, hati, pankreas, usus dua belas jari, usus besar, kandung kemih, kerongkongan dan prostat. 

Teh Hijau Menimbulkan Efek Samping ?

Walaupun demikian khasiatnya bagi kesehatan, dalam kasus lainnya dilansir dari situs CNN Indonesia, seorang remaja putri berusia 16 tahun mengalami keluhan pusing, mual dan nyeri persendian setelah ia mengkonsumsi teh hijau dalam bentuk suplemen.

Dari kasus tersebut, selanjutnya dokter memberikan antibiotik karena si wanita muda tersebut diduga mengalami infeksi saluran kemih.

Jika teh hijau dikonsumsi dengan dosis normal, senyawa katekin yang termasuk ke dalam golongan polifenol memiliki khasiat untuk menurunkan kolesterol, mengurangi lemak dan menurunkan resiko jantung serta penyakit kanker.

Sedangkan jika dikonsumsi secara berlebihan atau dosis tinggi, teh hijau dapat menyebabkan resiko peningkatan gagal hati dan reaksi alergi.

Mengingat sisi negatifnya, jika anda ingin mengkonsumsi teh hijau dalam bentuk kemasan sebaiknya perhatikan labelnya terlebih dahulu, seperti telah terdaftar dan lolos izin edar.

Teh hijau langsung dipetik dari pohonnya aman diminum. Namun, tetap saja dosis minum harus diperhatikan. Satu atau dua cangkir 3 kali dalam seminggu tak ada masalah. Namun, jika dikonsumsi secara berkala dalam dosis besar, kami sarankan anda menghubungi ahli herbal. Apalagi tuajuan anda untuk mengurangi berat badan.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : Sering Minum Teh Hijau Dapat Mencegah Kankar, Benarkah ?

0 komentar: