Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


Kenali 8 Gejala Demam Berdarah Ini. Jangan Sampai Terlambat !

Demam berdarah adalah suatu penyakit disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty dan Aedes Albopictus berjenis kelamin betina.

Penyakit demam berdarah patut diwaspadai, karena cenderung menimbulkan korban jiwa. Hal ini dikarenakan sebagian orang terkecoh mengenali ciri ciri yang ditimbulkan. Seperti demam turun, padahal kondisi tersebut bisa jadi petanda fase kritis DBD.


Infeksi virus dengue di dalam tubuh berlangsung sangat cepat, terkadang dalam waktu kurang dari 12 jam setelah gejala awal muncul si penderita akan mengalami penurunan jumlah trombosit darah sangat signifikan. Bahkan parahnya lagi, kebocoran plasma darah dapat berdampak pada komplikasi serius seperti terjadinya penumpukan cairan di dalam paru paru dan sebagainya.

Sebelum itu, terjadi, mari kita kenali 7 gejala dan ciri ciri demam berdarah berikut ini:

1. Demam Tinggi disertai Sakit Kepala

Demam tinggi pada penderita DBD adalah indikator dari perlawanan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi virus dengue yang elah menyebar melalui aliran darah.

Kedua gejala ini dapat kita temui pada penyakit lainnya. Akan tetapi, si penderita DBD akan menunjukan gejala demam sangat tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius terutama di waktu malam hari. Demam tinggi biasanya juga disertai dengan sakit kepala di sekitaran kening mata dan tubuh terasa dingin.

Demam tinggi dapat berlangsung sangat cepat hanya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Terkadang, banyak orang terkecoh ketika demam turun. Padahal ini bisa jadi si penderita memasuki fase kritis.

Untuk itu, segera ambil tindakan di bawa ke rumah sakit terdekat agar perawatan medis dapat segera dilakukan.

2. Mual disertai Muntah

Infeksi virus dengue juga dapat menurunkan nafsu makan dan meningkatkan asam lambung. Akibatnya di penderita akan merasakan mual dan makanan sulit masuk ke lambung dan kembali dikeluarkan.

3. Nyeri Otot dan Persendian

Rasa nyeri pada otot dan persendian dapat terjadi dikarenakan sistem kekebalan tubuh berupaya membasmi virus di dengue dengan cara melepaskan zat cytokine, histamin dan protein.

Akan tetapi, pelepasan zat tersebut dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan rasa nyeri di bagian otot, tulang dan daerah persendian. Akibat dari kondisi ini, tubuh pasien akan merasakan kelelahan dan lemas sepanjang hari.

4. Sakit Perut

Gejala ini dapat terjadi ketika rasa mual dan muntah datang secara terus menerus. Infeksi di ulu hati, pendarahan di saluran cerna dan peningkatan asam lambung secara berlebihan dapat membuat si penderita merasakan sakit perut seperti orang sakit maag.

Terkadang si penderita juga mengalami buang air besar berwarna coklat kehitaman.

5. Penurunan Tekanan Darah

Ketika asupan makanan tidak dapat diproses oleh sistem pencernaan yang telah terinfeksi, maka tubuh akan mengalami kekurangan energi. Sehingga, fungsi organ tubuh tidak berjalan semestinya. Akibatnya penurunan fungsi organ dan menimbulkan gejala kelelahan, penurunan tekanan darah, denyut nadi melemah dan nafas pendek.

6. Munculnya Bercak Merah

Ruam pada kulit terutama di badan adalah gejala demam berdarah lanjutan yang dapat dikatakan kondisi kesehatan si penderita sudah cukup parah. Dalam istilah medis kondisi ini disebut dengan Petechie, yaitu akibat dari adanya kerusakan kapiler pembuluh darah yang merembes keluar dan masuk ke celah kulit.

Tahap ini cukup mengkuatirkan karena penurunan jumlah trombosit dalam jumlah besar dapat terjadi hanya dalam waktu hitungan jam.

7. Pendarahan 

Kerusakan kapiler pembuluh darah dapat terjadi hampir disemua bagian tubuh akibat dari penyebaran virus telah meluas melalui peredaran darah. Selain menimbulkan bintik merah dikulit, pendarahan lainnya dapat terjadi di hidung dan gusi ditandai dengan mimisan dan gusi berwarna merah memar.

8. Suhu Tubuh Menurun

Grafik temperatur ketika demam tinggi pada penderita DBD mirip sekali dengan pelana kuda. Suhu tubuh menurun terkadang mengecoh kita semua. Sebagian besar orang mengira kondisi sebagai tanda tanda kesemuhan dbd.

Namun, kemungkinan besar lainnya penurunan suhu tubuh dapat menjadi indikator bahwa si penderita memasuki masa kritis dan harus segera menjalani rawat inap di rumah sakit. 

Pertolongan Pertama Untuk Penderita DBD ?

Sebelum melakukan pertolongan pertama pada penderita DBD, terlebih dahulu kita harus mengetahui gejala dari DBD. Jika sudah muncul gejala awal seperti yang tertulis diatas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Jika sudah menunjukan panas tinggi berikan parasetamol untuk menurunkan panas dengan dosis 2 butir parasetamol dalam kurun waktu 24 jam.
  • Berikan oralit dan jus buah jambu biji merah atau buah naga tanpa es dan minum air rebusan daun pepaya
  • Imbangi dengan makanan bergizi
  • Jika panas berlanjut tak turun walaupun sudah diberikan parasetamol dalam waktu 2 hari pertama, segera bawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Jangan biarkan gejala lanjutan hingga muncul, curigai panas tinggi yang dirasakan tidak kunjung turun selama 2 hari sebagai langkah penanganan sedini mungkin.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line

Related : Kenali 8 Gejala Demam Berdarah Ini. Jangan Sampai Terlambat !

0 komentar: