Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


6 Tanda Tanda Kolesterol Tinggi Pada Tubuh Beresiko Stroke

Tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah patutlah diwaspadai. Sebab dampak buruknya dapat meninggalkan endapan berupa plak di pembuluh darah arteri.

Jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama, maka plak akan semakin menebal.  Si penderita pun memiliki peluang besar terserang penyakit jantung koroner dan stroke secara tiba tiba.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah seseorang mengidap kolesterol tinggi atau tidaknya yaitu dengan melakukan pengujian sampel darah di rumah sakit. Hasilnya sangat akurat.


Selain itu, kita juga dapat mengenali tanda tanda kolesterol tinggi pada tubuh seperti ulasan di bawah ini.

Bagaimana tanda tanda kolesterol tinggi ?

1. Sering Kesemutan

Ketika anda bersila terlalu lama kemudian merasakan kesemutan, kondisi tersebut hal yang wajar terjadi.

Akan tetapi, jika sewaktu waktu anda merasakan kesemutan maka kondisi ini bisa jadi salah satu indikasi menandakan gejala kolesterol tinggi disebabkan oleh sirkulasi peredaran darah terhalang oleh kolesterol sehingga saraf perifer tidak mendapatkan oksigen dengan cukup.

Adapun bagian tubuh yang sering merasakan kesemutan adalah telapak tangan dan kaki terutama akan dirasakan ketika sedang marah, terlalu letih bekerja dan cuaca dingin. Akan tetapi, di bagian tubuh lainnya juga dapat terjadi.

2. Nyeri di Dada

Ciri ciri kolesterol tinggi yang kedua ini cukup berbahaya. Kemungkinan besar rasa nyeri di dada tersebut di sebabkan oleh faktor penyempitan aliran darah di pembuluh nadi koroner akibat timbunan plak kolesterol.

Pada awalnya rasa nyeri seringkali dikaitkan dengan gejala kelelahan karena sewaktu waktu dapat hilang dengan sendirinya.

Namun, ketika tidak adanya upaya pengobatan maka rasa nyeri akan dirasakan seperti tertusuk dan sesak dengan intensitas sering terjadi. Durasi nyeri tergantung dari tingkat keparahan penumpukan plak. Dapat berlangsung dalam hitungan detik atau menit.

3. Sakit Kepala

Penderita kolesterol tinggi biasanya disertai dengan penyakit darah tinggi. Hal ini dikarenakan timbunan kolesterol di pembuluh darah akan menghambat sistem peredaran darah secara keseluruhan.

Terhambatnya darah akan memicu kinerja jantung semakin cepat dan membuat tekanan darah semakin tinggi. Kondisi ini dapat memicu syaraf di kepala menjadi tegang hingga berakibat pada sakit kepala tak tertahankan berkunang kunang.

Gejala no. 3 ini juga sangat berbahaya jika terlalu sering dirasakan. Pasalnya, tekanan darah yang tinggi dapat memicu kebocoran pembuluh darah dan berakibat pada stroke.

4. Jantung Berdebar

Kondisi ini akan terjadi terutama ketika emosional rasa marah sedang meledak ledak.

Hal ini dikarenakan ketika dalam keadaan marah, salah satu bagian otak yakni hipotalamus akan mengeluarkan hormon stres dalam jumlah banyak. Selanjutnya hormon tersebut akan memicu peningkatan denyut jantung, pengerasan pembuluh darah arteri dan penebalan dinding dinding arteri.

Jika orang yang marah ternyata mengidap kolesterol tinggi, maka keadaan pembuluh darah akan semakin menyempit akibat adanya timbunan plak dan stimulasi dari hormon stres tadi.

Selanjutnya, bukan hanya jantung berdebar saja yang akan dirasakan tetapi dampak buruknya dapa memicu serangan stroke mendadak.

5. Perubahan Pada Mata

Endapan kolesterol LDL dan trigliserida bukan hanya dapat terjadi di pembuluh darah arteri saja. Namun dapat pula terjadi di jaringan syaraf kelopak mata.

Perubahan warna mata pada penderita kolesterol ditandai dengan ciri ciri adanya warna kekuningan di sekitar kelopak mata atau terdapat bercak putih di bagian hitam. Tanda tanda ini  juga sering disebut dengan gejala katarak.

Bisa dibilang akibat kolesterol terlalu tinggi dapat memicu penyakit katarak.

Selain itu, akibat kondisi tersebut pandangan si penderita akan menjadi kabur, penglihatan ganda terutama di waktu malam hari.

6. Sesak Nafas

Timbunan plak kolesterol di dinding pembuluh darah arteri juga dapat mengakibatkan laju pernafasan menjadi pendek. Terhambatnya aliran darah secara otomatis dapat pula menghambat pasokan darah berisi oksigen ke paru paru. Sehingga, si penderita akan mengalami gejala sesak nafas. Kondisi ini akan semakin parah jika si penderita mengidap obesitas.

Jika anda menemukan salah satu atau diantara beberapa gejala di atas, maka jangan pernah menganggap remeh sama sekali. Sebab kolesterol tinggi dapat dikatakan sebagai indikator sinyal kuning yang dapat berujung pada serangan stroke dan gagal jantung secara mendadak jika tidak dilakukan upaya pengobatan.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 6 Tanda Tanda Kolesterol Tinggi Pada Tubuh Beresiko Stroke

0 komentar: