Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


7 Penyebab Kolesterol dan Cara Mengatasinya Dengan Cepat

Dalam jumlah normal, peran kolesterol sanga bermanfaat bagi tubuh manusia. Salah satunya yaitu sebagai komponen pembentuk dinding dinding sel di dalam tubuh.

Namun, seiring dengan pola hidup buruk seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan dengan kandungan tinggi kadar lemak, maka jumlah kadar kolesterol di dalam tubuh akan meningkat.

Jika asupan makanan mengandung tinggi kadar kolesterol dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama, maka peningkatan kadar kolesterol dalam darah dapat memicu endapan pada dinding pembuluh darah arteri dan cenderung menimbulkan reaksi negatif bagi tubuh manusia seperti meningkatkan resiko stroke, jantung koroner dan sebagainya.


Selain dipengaruhi oleh faktor makanan, penyebab kolesterol tinggi juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini :

1. Kegemukan atau Obesitas

Pada seseorang dengan berat tubuh ideal, jumlah lemak tubuh pada laki - laki dewasa berada diambang kisaran 15% hingga 20% dari berat total tubuh. Sedangkan, pada wanita dewasa sekitar 20% - 25% dari total berat tubuh.

Pada umumnya, seiring dengan bertambahnya usia maka lemak pada tubuh juga cenderung mengalami peningkatan terutama bagi wanita pasca melahirkan anak pertama.

Hal tersebut dikarenakan melambatnya sistem matabolisme pada tubuh dan berkurangnya aktivitas fisik.

Selain itu, orang gemuk memiliki tingkat kecenderungan kadar trigleserida tinggi yang dapat terbawa oleh cairan darah. Zat ini dapat menyebabkan peningkatan pada kadar kolesterol total dalam tubuh.

2. Faktor Keturunan

Beragam studi penelitian dilakukan oleh pakar ilmu kedokteran menunjukkan bahwa penyakit kolesterol memiliki hubungan erat dengan faktor keturunan.

Jika tedapat salah satu anggota keluarga yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, dari ayah, ibu atau kakek maka seseorang memiliki resiko untuk terserang  hypercholesterolemia atau penyakit kolesterol bawaan genetik.

Beberapa gejala kolesterol tinggi biasanya akan tampak ketika seseorang menginjak usia di atas 20 tahun. Untuk menghindari resiko penyakit ini semakin memburuk di kemudian hari, ada baiknya untuk melakukan pengecekan secara rutin dan menjalani pola hidup sehat disertai olahraga teratur.

3. Usia dan Jenis Kelamin

Secara alamiah, bertambahnya usia menandakan menurunnya kinerja fungsi organ. Apalagi jika seseorang telah menginjak di usia 40 tahun ke atas. Sedikit meulai kehilangan tenaga untuk beraktivitas seperti masa muda di kala usia 20 tahunan.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Cooper Clinic, Dallas di USA, diantara 2.000 orang laki dan 589 wanita dengan rentang usia 30 tahun hingga 60 tahun ke atas, menunjukkan bahwa wanita memiliki kecenderungan mengalami peningkatan LDL dan kadar kolesterol total dalam tubuhnya.

Sejumlah ahli mengaitkan kondisi ini terjadi dikarenakan adanya faktor obesitas atau kegemukan dan kurangnya aktivitas olahraga. Kondisi ini dapat diperparah jika wanita telah memasuki masa menopause karena hormon esterogen telah kehilangan fungsinya untuk mencegah terbentuknya plak pada pembuluh darah arteri.

4. Gaya Hidup

Diawal penjelasan, kami telah mengatatakan sekitar 70% kolesterol diproduksi alamiah oleh organ hati. Sedangkan sekitar 30% berasal dari asupan makanan.

Walaupun kolesterol porsinya lebih besar diproduksi oleh organ hati, tetap saja asupan makanan kaya lemak, merokook, mengkonsumsi minuman beralkhol dan kurangnya aktivitas olahraga sangat memberikan pengaruh besar untuk meningkatkan kadar kolesterol total dalam tubuh.

Untuk itu, sebaiknya menghindari beberapa makanan penyebab kolesterol secara berlebihan seperti produk makanan dari hewan seperti daging, jeroan dan sebagainya dan turunannya  seperti susu, mentega dan keju.

5. Penggunaan Obat - obatan

Ada beberapa jenis obat dapat menganggu keseimbangan kolesterol di dalam tubuh seperti dari jenis thiazide, beta blocker, esterogen dan lainnya. Obat obatan tersebut jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menggangu sistem metabolisme tubuh salah satunya peningkatan kadar LDL dalam darah.

6. Akibat Penyakit Tertentu

Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menjadi penyebab kolesterol tak terkendali, diantaranya yaitu diabetes, darah tinggi, gangguan fungsi hati, ginjal kronis dan kelenjar tiroid. Hal ini dikarenakan, beberapa penyakit tersebut sangat erat dengan sistem peredaran kardiovaskuler.

7. Stres Berkepanjangan

Sebuah penelitian ilmiah memberikan sebuah kesimpulan bahwa dalam kondisi stres setiap makanan yang kita konsumsi kemudian diproses oleh tubuh, cenderung akan membentuk jaringan lemak berupa kolesterol LDL dan triliserida dalam darah. Stres bekepanjangan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan pada akhirnya membentuk endapat di jaringan pembuluh darah.

Cara Mengatasi Kolesterol Terlalu Tinggi

Ada banyak cara untuk menurunkan kolesterol dengan cepat. Salah satunya dapat diatasi dengan beberapa jenis obat generik. Diantaranya :
  • Golongan stain : simvastatin dosis 5 – 40 mg dan storvastatin dosis 10 – 80 mg. Fungsi obat ini untuk menghambat sistesi kolesterol di hati
  • Golongan asam fibrat : gemfibrozil dosis 300 mg, fenofibrat dosis 160 mg
  • Golongan resin pengikat asam empedu : colestipol dosis 10 – 20 gram, colesevelam dosis 6,5 gram dan kolestiramin dosis 8 – 16 gram
Walaupun obat tersebut tersedia di apotik, sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter terkait, karena untuk menggunakan beberapa jenis obat tersebut harus melalui persetujuan dokter.

Jika anda lebih memilih menggunakan cara alami untuk menurunkan kadar kolesterol dengan cepat, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan. Diantaranya :
  • Minum air perasan jeruk nipis di waktu pagi dan malam hari sebanyak 1 gelas dari 2 buah jeruk nipis
  • Minum jus anggur
  • Minum jus jambu merah
  • Mengkonsumsi buah manggis atau kulit manggis dalam bentuk suplement
  • Minum jamu kunyit 1 gelas di waktu pagi, cukup diminum 2 kali dalam seminggu
  • Minum air seduhan jahe
  • Perbanyak mengkonsumsi sayuran hijau seperti brokoli, sawi, pare, terong dan sebagainya
Jika kadar kolesterol LDL dan trigliserida telah kembali normal, hentikan penggunaan. Selain itu, Jangan lupa untuk melakukan pengecekan secara berkala, misalnya setiap 3 hingga 6 bulan sekali.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 7 Penyebab Kolesterol dan Cara Mengatasinya Dengan Cepat

0 komentar: