Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


7 Gejala Muntaber Pada Anak & Orang Dewasa Serta Pengobatannya

Muntaber merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai oleh semua orang, karena jenis penyakit ini cukup merepotkan dan bisa berakibat fatal jika lambat dalam penanganannya. 

Penyakit muntaber sangat erat kaitannya dengan kesehatan sistem saluran cerna.

Pada umumnya penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi virus, jamur atau bakteri yang masuk ke dalam saluran cerna melalui makanan dan minuman terkontaminasi. 

Selain itu, penyebab lainnya juga dapat dipicu oleh kondisi kekurangan gizi, busung lapar, kekurangan protein, keracunanan atau terkontaminasi bahan kimia, mengkonsumsi makanan dan minuman kadarluarsa serta faktor lainnya.

Dari banyak kasus yang ditemukan, muntaber sebagaian besar disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia Coli (E.Coli) di saluran cerna. Bakteri tersebut dapat berkembang biak dan dapat mengeluarkan zat asam serta cenderung merusak lapisan dinding usus.

Ketahui ciri ciri muntaber pada anak dan orang dewasa berikut ini.

Kebanyakan penderita muntaber tersebut telah berada dalam kondisi cukup mengkuatirkan seperti ditemukannya gejala muntah muntah dan diare parah. Tentu saja kondisi tersebut sangat membahayakan karena dampaknya dapat mempengaruhi keseimbangan cairan elektrolit tubuh hingga mengganggu detak jantung dan cenderung mengancam jiwa.

Untuk menghindari hal tersebut, maka penting sekali mengetahui 7 gejala muntaber berikut ini :

1. Perut Mulas

Pada awalnya kebanyakan orang mengira bahwa geJala ini adalah petanda masuk masuk angin biasa atau disebabkan karena mengkonsumsi makanan pedas dan asam dalam jumlah banyak. Namun, muntaber berlangsung sangat cepat di tandai dengan rasa sakit melilit dan selalu ingin buang air besar.

2. Mual Berlebihan disertai Muntah

Berbeda dengan masuk angin atau akibat peningkatan asam lambung, kedua kondisi tersebut hanya menimbulkan mual ringan saja. Muntaber biasanya disertai sakit perut.

Akibat dari infeksi perkembangan bakteri, maka cairan yang masuk ke lambung tidak dapat diserap oleh tubuh dan berujung pada rasa mual dan muntah. Perlu pertolongan medis dengan segera jika frekuaensi mual dan muntah terlalu sering.

Nah, kedua gejala muntaber di atas dapat dialami oleh anak dan orang dewasa.

3. Perut Terasa Kram

Pada umumnya, perut kram kerapkali di alami oleh seorang wanita ketika siklus menstruasi sedang berlangsung. Bagi pederit muntaber, ciri ciri ini dapat dirasakan jika kondisi mual dan muntah berlangsung secara terus menerus.

4. Dehidrasi

Infeksi bakteri di dalam lambung dan dinding usus dapat mengganggu proses absorbsi cairan. Walaupun si penderita banyak minum tetapi tubuh akan kekurangan cairan. Sehingga, rasa dehidrasi akan dirasakan sepanjang waktu. Kondisi ini cukup membahayakan karena dapat berakibat pada lemahnya fisik dan penurunan cairan elekrolit tubuh dan berdampak pada gangguan fungsi jantung.

5. Lemas Sepanjang Waktu

Akibat dari infeksi bakteri di sistem pencernaan, akan menggangu proses penyerapan nutrisi. Apalagi jika disertai dengan muntah muntah dan diare, tentu saja tubuh akan kekurangan energi dan menimbulkan otot otot tubuh tidak bertenanga.

6. Sakit Kepala Disertai Demam

Pada umumnya ciri ciri muntaber yang satu ini ditenggarai oleh akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bakteri E. Coli atau makanan kadarluarsa. Sakit kepala dapat berlangsung sepanjang waktu dan ketika malam hari akan disertai peningkatan suhu tubuh sebagai petanda sistem imun melawan infeksi.

Akan tetapi, kedua kondisi ini perlu ditindak lanjuti karena beberapa penyakit lainnya juga memberikan gejala serupa. Untuk itu, telusuri penyebabnya dan mengunjungi dokter jauh lebih baik guna memastikan apakah gejala ini adalah muntaber.

7. Peningkatan Frekuensi Buang Air Besar

Gejala muntaber pada anak dan orang dewasa selanjutnya yaitu meningkatkan frekuensi buang air besar dengan kondisi fases encer dan mengeluarkan banyak air. Mirip dengan ciri ciri diare. Namun, hal yang membedakan adalah muntaber biasanya disertai dengan mual, muntah muntah dan sakit kepala. Sedangkan diare tidak seperti itu.

Tak jarang ditemukan, frekuensi BAB abnormal dapat terjadi sebanyak 4 hingga 8 kali dalam sehari. Bahkan, BAB tersebut hanya berupa cairan berwarna kuning dan berbau menyengat.

Perlu anda ketahui bahwa gejala no. 7 ini sangat membahayakan jika dibiarkan begitu saja. Selain menimbulkan dampak berupa tubuh terasa lemas sepanjang waktu, akibat buruk lainnya adalah pendarahan usus, kekurangan cairan elektrolit tubuh dan ganguan detak jantung.

Tindakan Pengobatan Muntaber

Sebagai langkah pertolongan pertama jika telah ditemukan beberapa tanda tanda di atas, anda dapat memberikan larutan oralit. Petunjuk penggunaanya sebagai berikut :
  1. Sediakan 1 sdt garam dapur dan 1/4 sdt gula pasir
  2. Larutkan ke dalam 1 gelas air hangat
  3. Minum larutan garam ini masing masing 1 gelas di waktu pagi dan malam hari
Jika muntaber disertai muntah, larutan oralit tersebut sangat dianjurkan untuk di minum guna memmbantu proses absorbsi di saluran pencernaan dan membasmi bakteri parasit.

Langkah tersebut adalah tindakan pertolongan pertama untuk mencegah gejala lanjutan muncul.

Selain itu, anda juga dapat mengkonsumsi obat antibiotik dari jenis :
  • Metronidazol
  • Sulfametoksazol
  • Trimetoprim
Dosis minum terdapat pada kemasan.

Jika dalam kurun waktu 12 jam tidak ada tanda tanda kesembuhan apalagi jika telah disertai gejala muntah muntah dan BAB encer dengan durasi meningkat, maka sangat dianjurkan untuk pergi ke dokter. Dengan begitu perawatan medis akan di lakukan dengan segera.

Dalam masa penyembuhan, sebaiknya konsumsi makanan lunak seperti bubur. Tidak mengkonsumsi makanan pedas, asam dan terlalu manis. 

Untuk mencegah muntaber kembali datang, perhatikan sistem sanitasi di lingkungan sekitar, konsumsilah makanan dan minuman sehat terhindari dari bakteri, jamur atau sejenisnya dan lakukan pola hidup sehat.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 7 Gejala Muntaber Pada Anak & Orang Dewasa Serta Pengobatannya

0 komentar: