Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


7 Cara Mengatasi Penyakit Maag Agar Tidak Kambuh Lagi

Ketika sedang kambuh pada umumnya penderita maag akan merasakan tidak nyaman seperti perut kembung dan melilit, begah, nyeri di ulu hati sepanjang waktu, mual dan masalah lainnya.

Tentunya rasa sakit tersebut sangat mengganggu aktivitas keseharian.

Jangan pernah membiarkan maag kambuh walaupun hanya berupa gejala ringan. Karena, akibat maag berkepanjangan dapat memicu masalah kesehatan lainnya seperti pendarahan usus hingga kanker usus dan lambung.

Selain menggunakan obat - obatan dari rumah sakit, untuk mengatasi penyakit maag kita juga dapat menggunakan obat maag tradisional dari tumbuhan.

Mengobati sakit maag juga dapat menggunakan obat tradisional. Inilah beberapa jenis obat yang dimadsud.
Ilustrasi Naiknya Asam Lambung
Cara ini merupakan solusi terbaik karena dapat menyembuhkan maag secara total ketimbang mengkonsumsi obat - obatan yang sebagian besar bersifat adiktif.

Inilah 7 Obat Maag Alami:

1. Jamu Kunyit

Beberapa senyawa kimia dalam kunyit berkhasiat untuk mengobati maag adalah desmetoksikumin, bisdesmetoksikurkumin dan kurkumin dengan fungsi menetralkan asam lambung, membasmi bakteri dan memperbaiki luka pada lapisan dalam dinding lambung.

Kunyit juga memiliki semacam zat lilin. Zat ini dapat menempel di dinding lambung dan mempercepat proses penyembuhan luka.

Cara menggunakannya:
  1. Ambil 5 jari kunyit kuning tua
  2. Panggang kunyit namun jangan sampai gosong
  3. Kupas kulitnya dan parut halus
  4. Tambahkan 1 gelas air hangat, peras dan ambil sarinya
  5. Tambahkan 2 sdm madu jika perlu atau 3 sdm air jahe
  6. Minum sari kunyit ini setiap pagi 30 menit sebelum makan besar
Dosis penggunaan untuk pengobatan, konsumsi secara rutin dalam 1 minggu 4 kali pemakaian. Sedangkan untuk pencegahan cukup diminum 1 kali dalam seminggu hanya di waktu pagi hari.

2. Temulawak

Walaupun rasanya sangat pahit, temulawak bersifat anti inflamasi dengan kandungan senyawa kurkuminoid di dalamnya.

Selain itu, peran senyawa tersebut dapat merangsang produksi getah empedu untuk menekan rasa sakit akibat luka pada dinding lambung dan menetralisir racun serta gas berlebihan di dalam usus.

Petunjuk penggunaan:
  1. Sediakan 25 gram temulawak
  2. Kupas kulitnya dan cuci bersih serta potong tipis menjadi beberapa bagian
  3. Rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih
  4. Tambahkan 3 sdm madu murni
  5. Minum di waktu pagi 30 menit sebelum makan
  6. Konsumsi secara rutin
Sebaiknya tidak menambahkan gula karena dapat mengurangi khasiat. Dosis penggunaan sama dengan jamu kunyit.

3. Daun Alpukat

Ambil daun alpokat kering yang baru saja jatuh dari pohon atau belum lama jatuh dari pohon sebanyak 4 helai. Selanjutnya potong kecil-kecil. Seduh dengan air panas, ambil airnya dan tambahkan gula secukupnya tapi jangan terlalu manis. Minumlah ramuan ini setiap pagi hari hingga menunjukan tanda-tanda kesembuhan barulah berhenti.

4. Air Kacang Kedelai

Kacang kedelai memiliki tinggi akan kandungan serat, vitamin C, vitamin K, protein dan vitamin B6. Serat pada kacang kedelai dapat melancarkan gerak otot lambung, sehingga makanan menjadi lebih mudah untuk dicerna dan membantu untuk menyehatkan usus.

Cara menggunakan kedelai untuk mengatasi maag:
  1. Ambil sekitar 1/2 genggam kacang kedelai putih
  2. Tumbuklah hingga halus
  3. Seduh dengan 1 gelas air sangat panas
  4. Saring dan ambil sarinya
  5. Tambahkan 2 sdm madu atau 1 balok gula batu
  6. Selagi hangat, minum ramuan ini di waktu pagi dan malam hari 30 menit sebelum makan

5. Daun Pegagan

Untuk mengobati maag di rumah selanjutnya kita dapat menggunakan beberapa lembar daun pegagan. Senyawa asiaticoside pada daun pegagan memiliki khasiat untuk menyembuhkan luka di organ lambung dan memperbaiki saluran cerna secara keseluruhan.

Petunjuk penggunaan:
  1. Sediakan 5 gram daun pegagan 
  2. Cuci bersih dan rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih
  3. Selagi hangat minum ramuan ini cukup 1 kali di waktu pagi sebelum makan
  4. Konsumsi rutin dengan dosis penggunaan 1 minggu 3 kali pemakaian

6. Lidah Buaya

Kandungan senyawa aktif berupa minyak atsiri, zat aloemoedin, dan aloebarbadiod memiliki fungsi untuk melancarkan sistem kerja organ pencernaan, menetralisir asam lambung dan memperbaiki struktur jaringan rusak di dinding lambung.

Bahkan, lidah buaya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh dokter pada pasien pasca operasi usus buntu, hernia dan sebagainya.

Tata cara penggunaan :
  1. Sediakan 50 gram daun lidah buaya segar
  2. Kupas dan ambil bagian dagingnya
  3. Potong dadu berukuran kecil menjadi beberapa bagian
  4. Rendam ke dalam air hangat selama 2 menit, saring dan tiriskan
  5. Sediakan 1/2 gelas air hangat dan tambahkan 2 sdm madu murni
  6. Masukkan potongan lidah buaya tadi dan aduk rata
Konsumsi ramuan tersebut paling tidak dilakukan 1 minggu 2 kali pemakaian 1 jam sebelum makan besar. Sedangkan untuk penyembuhan, dikonsumsi 1 minggu 4 kali pemakaian.

7. Tepung Sagu Murni

Tepung sagu dimaksud bukanlah tepung sagu dalam kemasan yang beredar di masyarakat. Akan tetapi, tepung sagu berasal dari pohon sagu atau rumbia diolah secara sederhana melalui proses pengendapan. Walaupun sama sama tepung sagu, namun tepung sagu murni belum di proses melalui olahan pabrik sehingga belum ada campuran bahan tertentu.

Khasiat sagu murni ini mampu mendinginkan perut dan menetralkan asam lambung. Selain itu, endapan pati sagu di dalam perut juga dapat memperbaiki dinding lambung akibat luka peningkatan asam lambung.

Beberapa jenis obat maag alami dari tumbuhan di atas paling ampuh untuk meredakan maag kambuh dalam waktu hitungan menit. Untuk menyembuhkan maag secara total, jangan lupa agar dikonsumsi secara teratur.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 7 Cara Mengatasi Penyakit Maag Agar Tidak Kambuh Lagi

0 komentar: