Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


7 Jenis Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi Yang Harus Dihindari

Seorang penderita kolesterol tinggi, sangat penting untuk memperhatikan menu makanan dalam kesehariannya. Sebab, jika salah dalam memilih makanan harian maka dampak buruknya yaitu meningkatkan kadar kolesterol jahat yang dapat menimbulkan ragam keluhan seperti sakit kepala, kesemutan, pandangan kabur dan sebagainya.

Bahkan, jika peningkatan kadar kolesterol LDL di atas 160 mg / Dl maka kondisi tersebut dapat berujung pada stroke mendadak.

Sebenarnya, sebagian besar orang telah mengetahui beberapa makanan pantangan kolesterol seperti gorengan, makanan berkuah santan, jeroan, mie instan dan sebagainya. Namun yang mereka ketahui hanya sebagian kecil darinya saja.

Sedangkan jenis lainnya masih dikonsumsi tanpa mereka sadari bahwa makanan tersebut dapat memicu peningkatan kadar LDL dan triliserida dalam darah dalam waktu sekejap.


Maka dari itu, semoga dengan adanya informasi ini dapat memberikan pengetahuan bagi anda.

7 Pantangan Kolesterol Yang Harus di Hindari

1. Makanan Laut

Siapa yang tidak menyukai hewan laut seperti cumi, udang, kerang dan kepiting. Jika diolah makanan ini memang menggugah selera makan dan terasa lezat.

Namun, bagi seorang penderita kolesterol sepertinya harus mengesampingkan keinginan untuk menyantap makanan tersebut. Karena kandungan kolesterol pada cumi saja contohnya, mengandung 250 mg / 100 gram. 

Beberapa daftar makanan laut lainnya yang patut di hindari antara lain :
  • Lobster
  • Tiram
  • Penyu
  • Ikan pari
  • Ikan todak
  • Teripang
  • Kima
  • Tuna sirip biru
  • Ikan kerapu

2. Jeroan Hewan

Jeroan hewan memang terasa nikmat untuk di santap. Apalagi jika diolah dengan cara di goreng atau di padukan ke dalam menu masakan seperti soto, bakso, gulai dan sebagainya.

Namun, hampir sebagian besar olahan jeroan hewan seperti hati, otak, usus, babat dan sebagainya memiliki kandungan tinggi akan kadar kolesterol. Rata - rata melebihi 130 mg / Dl per 100 gram. Sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh penderita penyakit kolesterol.

3. Makanan Cepat Saji

Hampir sebagian besar makanan cepat saji terbuat dari bahan bahan yang mengandung kadar kalori tinggi, namun rendah akan kandungan gizi. 

Selain itu, pengolahan makanan cepat saji seperti dengan cara di goreng dan di bakar cenderung membuat kerusakan nilai gizi pada suatu makanan tersebut dan mengalami perubahan senyawa kimia seperti lemak trans. Padahal lemak trans ini tidak baik jika dikonsumsi bagi penderita cholesterol tinggi.

Adapun makanan cepat saji tersebut antara lain :
  • Mie instan
  • Pizza
  • Burger
  • Kentang goreng
  • Segala jenis makanan dalam kemasan

4. Makanan dan Minuman Manis

Rasa manis pada suatu makanan atau minuman dapat memicu peningkatn kadar gula dalam darah. Bagi seorang penderita diabetes dan kolesterol, kondisi tersebut harus dihindari untuk mencegah terjadinya peradangan pada pembuluh darah. 

Akan tetapi tak masalah jika rasa manis tersebut berasal dari buah buahan bukan berasal dari gula tebu ataupun gula sintesis. Walaupun manisnya buah masih diperbolehkan dikonsumsi, ada beberapa jenis buah yang patut di hindari karena mengandung kadar alkohool seperti durian, sawo, leci dan sebagainya.

Diantara makanan dan minuman tersebut patut dihindari adalah :
  • Es krim
  • Minuman bersoda
  • Minuman dalam kemasan sachet ataupun botol
  • Minuman berenergi
  • Sirup
  • Susu tinggi lemak
  • Yogurt

5. Gorengan

Makanan yang diolah dengan cara di goreng cenderung mengalami perubahan senyawa makanan seperti mengandung lemak trans. Lemak jahat tersebut memiliki kontributor terbesar untuk memicu peningkatan kadar LDL dalam darah.

Pada umumnya berubahan senyawa makanan secara signifikan tersebut disebabkan oleh penggunaan minyak goreng secara berulang kali.

Penderita kolesterol sebenarnya masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi gorengan, dengan catatan makanan tersebut rendah kolesterol dan di goreng dengan minyak baru serta kaya akan kandungan omega 3.

Ada baiknya anda tidak membeli olahan gorengan seperti ayam, kerupuk, bakwan, kentang goreng dan sebagai di jajanan pinggir jalan, mengingat penjual makanan tersebut menggunakan minyak goreng secara berulang kali.

6. Daging Olahan

Tak semua jenis daging tak baik dikonsumsi. Kunci utamanya adalah bagaimana daging tersebut diolah. Khususnya bagi penderita kolesterol, sebaiknya hindari pengolahan daging dengan cara di goreng ata di bakar. Lebih baik di olah dengan cara di semur, di kukus atau dipadukan dengan sayur bening.

Beberapa jenis daging olahan berikut ini sebaiknya dihindari :
  • Sosis
  • Daging sapi berlemak
  • Daging babi berlemak
  • Daging kambing
  • Hot dog

7. Makanan Berkuah Santan

Sebenarnya santan kelapa tidak sama sekali memiliki kandungan kolesterol. Namun, ketika santan kelapa diolah dan dipadukan pada suatu masakan, maka santan kelapa akan meninggalkan minyak tak jenuh. 

Apalagi jika santan kelapa dipadukan dengan telur ayam, daging kambing dan sebagainya untuk membuat masakan seperti rendang, opor dan lainnya. 

Kondisi inilah yang dapat meningkatkan resiko peningkatan kadar kolesterol darah. Karena santan kelapa telah berubah bentuk menjadi minyak ditambah dengan bahan masakan yang mengandung kolesterol, tentu saja makanan tersebut harus di hindari.

Nah, itulah beberapa jenis pantangan kolesterol tinggi yang harus dihindari. Agar kadar kolesterol dalam darah selalu berada diambang batas normal, jangan lupa secara berkala untuk melakukan pengecekan secara rutin di rumah sakit.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 7 Jenis Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi Yang Harus Dihindari

0 komentar: