Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


Apa Itu Diabetes Tipe 1 ? 6 Gejala 8 Penyebab dan Pengobatan

Apa yang dimaksud diabetes tipe 1 ?

Diabetes tipe 1 adalah suatu kondisi ketika tubuh memiliki kadar gula berlebihan dalam darah disebabkan dari ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin sehingga sel - sel di dalam tubuh tidak dapat mempergunakan glukosa untuk menghasilkan energi.

Akibatnya, kadar glukosa dalam darah akan meningkat dan menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan lambat laun jika kondisi tersebut berlangsung lama dapat menimbulkan ragam penyakit seperti gangguan fungsi syaraf, hati, ginjal, mata, kerusakan pembuluh darah dan sebagainya.


Untuk jenis diabetes ini sebagian besar penderitanya didominasi oleh anak - anak dan usia remaja yaitu pada rentang usia 4 tahun hingga 15 tahun terutama berjenis kelamin laki - laki. Tak jarang pula orang menyebutnya dengan nama diabetes usia muda atau juvenile diabetes.

Akan tetapi orang dewasa juga dapat mengidap penyakit ini jika memiliki faktor resiko. 

Penyebab Diabetes Tipe 1

Diketahui penyebab utamanya adalah ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup sesuai dengan keperluan tubuh.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kegagalan pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah normal diantaranya disebabkan oleh infeksi virus bernama Epstein-Barr, rotavirus, virus enterovirus, virus rubella  dan virus gondongan.

Selain itu, penyebab lainnya ditenggarai oleh kelainan sistem daya tahan tubuh atau disebut dengan istilah auto imun.

Pada dasarnya sistem imunitas berfungsi untuk memproteksi tubuh dari serangan penyakit, akan tetapi pada penderita diabetes tipe 1 justeru sebaliknya. Sistem imun akan merusak sel sel penghasil insulin yaitu merusak sel Bheta pankreas secara menyeluruh. Sehingga, pankreas tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau tidak menghasilkan insulin sama sekali.

Akibatnya, kadar gula dapat meningkat secara pesat walaupun hanya mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah sedikit.

Mereka yang masuk ke dalam faktor resiko juga memiliki peluang besar untuk mengidap diabetes tipe 1. Diantara faktor tersebut adalah :
  1. Riwayat anggota keluarga
  2. Tubuh kekurangan vitamin D
  3. Akibat pemberian susu sapi di usia balita
  4. Menderita hepatitis sejak lahir
  5. Kelebihan protein gluten akibat terlalu dini diberikan makanan sereal ketika usia balita
  6. Akibat seorang ibu menderita hipertensi semasa hamil
  7. Mengkonsumsi air minum terkena paparan bahan kimia natrium nitrat
  8. Efek samping mengkonsumsi obat - obatan kimia dari jenis pyrinuron serta strepzotocin

Gejala Diabetes Tipe 1

Diawal penyakit, ciri ciri dan tanda pada penderita diabetes tipe 1 seringkali dapat muncul secara mendadak dan tanpa disadari hingga tingkat perkembangan penyakit meningkat menjadi kronis. 
  1. Cepat merasa haus dan lapar
  2. Frekuensi buang air kecil meningkat (sering ngompol di malam hari jika diderita oleh anak - anak)
  3. Kehilangan berat badan dalam waktu singkat
  4. Bibir kering dan cepat dehidrasi
  5. Pandangan kabur
  6. Rasa lelah sepanjang waktu disertai mengantuk
  7. Lebih rentan terserang penyakit infeksi seperti pilek dan batuk
  8. Penyembuhan luka berangsur lama walaupun hanya luka kecil

Akibat Diabetes Tipe 1

Menurunnya berat badan dalam waktu singkat dikarenakan gula dalam darah tidak diproses menjadi energi. Akibatnya, tubuh akan menggunakan lemak dan otot menjadi energi. Lambat laun kondisi akan berlangsung sangat parah dikarenakan penumpukan kadar gula dalam darah.

Kondisi tersebut dapat memicu tingkat keasaman darah menjadi tinggi sehingga akan menimbulkan kerusakan jaringan, pembuluh darah dan sistem syaraf pada organ - organ tubuh dan berakhir pada komplikasi seperti gagal jantung, ginjal, hati dan sebagainya.

Tindakan Pengobatan 

Untuk dapat bertahan hidup, seorang penderita diabetes tipe 1 sangat ketergantungan dengan pemberian suntikan insulin semasa hidupnya. Pengobatan dilakukan bertujuan untuk mengendalikan agar kadar gula darah tidak meningkat dalam jumlah signifikan.

Selain itu, penderitanya akan dituntut untuk mengubah pola hidupnya seperti menjalani diet semasa hidupnya untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi kadar gula dan diseimbangkan dengan aktivitas olah raga secara teratur.

Transplantasi sel islet atau sel penghasil hormon insluin juga dapat membantu untuk menurunkan resiko tingkat keparahan penyakit semakin parah.

Untuk menghindari penyakit ini berkembang semakin parah, jika anda memiliki beberapa faktor resiko seperti yang telah kami sebutkan di atas, maka segeralah untuk melakukan konsultasi dengan dokter terkait guna mendapatkan perawatan medis.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : Apa Itu Diabetes Tipe 1 ? 6 Gejala 8 Penyebab dan Pengobatan

0 komentar: