Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


Hati - Hati ! Inilah 4 Akibat Banyak Minum Air Putih

Minum air putih sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan sistem metabolisme kinerja organ vital tubuh kita dan menghindari resiko dehidrasi. 

Meski menyehatkan, namun mengkonsumsi air putih harus tetap diperhatikan dan disesuaikan dengan kebutuhan cairan bagi tubuh. Idealnya, tubuh manusia dewasa memerlukan air setiap harinya sebanyak 1,5 liter hingga 2,5 liter perhari.

Jika anda kebanyakan minum bukannya memberikan manfaat, justeru akan berakibat buruk bagi kesehatan anda seperti dapat menimbulkan keracunan cairan, kerusakan ginjal dan sebagainya.


Berikut adalah akibat banyak minum air putih tidak sesuai aturan :

1. Mempercepat Penurunan Fungsi Ginjal

Kita ketahui bersama, bahwasanya ginjal adalah organ vital ditubuh kita. Organ ini mempunyai banyak sekali fungsi begitu kompleks dan berperan sangat aktif bagi tubuh salah satunya adalah sebagai organ penyaring.

Penyaring dari apa ?

Menyaring dari zat - zat berhaya di dalam tubuh atau racun - racun berasal dari hasil metabolisme tubuh kemudian mengeluarkannya melalui saluran pembuangan berupa urine.

Kami kutip dalam situs health.liputan6.com, dalam sebuah buku berjudul "Air Bagi Kesehatan" yang ditulis oleh Budi Iman Santoso, Hardinsyah, Parlindungan Siregar, Sudung O Pardede, mereka adalah ahli kesehatan menyampaikan "sejauh ini belum ada data mengenai batas aman atas atau batas maksimal tentang kebutuhan air pada orang sehat.

Namun, perlu diperhatikan, pada pengidap penyakit tertentu, mengkonsumsi air perlulah di batasi"

Penyakit tersebut antara lain penyakit ginjal kronik, kadar albumin dalam serum yang rendah, gagal jantung dan menimbulkan peningkatan hormon ADH (hormon yang mengatur kadar air dalam tubuh) yang otonom pada SIADH (Syndrome of Inappropriate ADH Secretion).

Di dalam buku tersebut, mereka juga mengatakan pemberian air yang berlebih akan menimbulkan osmolalitas urin lebih rendah dari osmolalitas plasma. Jika ini terjadi akan berdapampak pada percepatan penurunan laju Filtasi Glomerulus atau LFG dengan kata lain, akan mempercepat penurunan fungsi ginjal seseorang.

2. Waspadai Hiponatraemia dan Pembengkakan Sel

Perlu diperhatikan, setiap usia membutuhkan air dalam jumlah dan takaran yang berbeda - beda. Begitu juga dengan orang satu dengan lainnya, tak dapat disamaratakan kebutuhan mengkonsumsi air ini. Masih membahas tentang apa yang diteliti oleh Siregar dkk yang dikupas di dalam buku tersebut, asupan air berlebih tidak dianjurkan untuk usia lanjut.

Asupan air yang diminum pada usia lajut dengan ukuran lebih dari 1.500 ml/hari akan memicu potensi hiponatremia pada usia lanjut. Akibatnya, dapat menurunkan kesadaran, gejala kejang - kejang hingga berdampak buruk yakni kematian.

Pada dasarnya setiap diri dalam tubuh kita terdapat natrium atau kadar garam. Ambang batas kadar natrium dalam tubuh berada diangka 135 - 148 mEq/liter.

Natrium dalam tubuh kita ini merupakan mineral elekrolit berfungsi untuk mengatur jumlah kadar air yang ada di dalam dan di sekitar sel - sel tubuh. Apabila, air yang kita konsumsi terlalu banyak, maka natrium dalam tubuh akan menjadi encer. Secara tidak langsung, tingkat kekentalan darah pun akan terganggu.

Jika kondisi ini terjadi, ginjal dapat bekerja lebih ekstra dan berkemungkinan besar ginjal tak mampu untuk memfilter dengan cepat. akhirnya darah akan mengalami kekurangan natrium.

Kondisi seperti inilah yang dinamakan hiponatraemia

Kekurangan natrium dalam tubuh juga dapat menimbulkan penurunan pada tingkatan volume darah yang berdampak pada tekanan darah juga akan mengalami penurunan. Kemudian, secara bersamaan denyut jantung akan berdetak cepat. Akibatnya cairan dalam tubuh meningkat dan dapat menimbulkan pembengkakan sel.

3. Menimbulkan Keracunan Air

Kondisi ini dapat terjadi apabila seseorang mengkonsumsi air sudah berada dilevel batas normal dan terkesan memaksakan diri untuk minum. Kondisi keracunan air pernah terjadi seperti yang di alami oleh Jennifer Strange seorang wanita berusia 28 tahun dari California Amerika Serikat. 

Dalam kasusnya, pada tahun 2007, ia meninggal setelah minum air dengan jumlah sebanyak dua (2) galon air atau setara dengan minum 7,6 liter air pada kontes minum air yang disponsori oleh sebuah radio lokal California. Dari hasil outopsi memberikan hasil lab menyatakan ia terlalu banyak minum berakibat pada nutrisi di dalam tubuhnya menjadi larut.

4. Meningkatkan Resiko Gangguan Jantung

Peningkatan cairan di dalam tubuh akan berdampak pada peningkatan volume darah. Kondisi ini akan memicu kinerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Selain itu, tekanan pada pembuluh darah jantung juga akan meningkat dan dapat menimbulkan gangguan penyakit jantung serius.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : Hati - Hati ! Inilah 4 Akibat Banyak Minum Air Putih

0 komentar: