Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


8 Tanda dan Gejala Hipertensi Disertai Tindakan Pengobatan

Apa yang dimaksud dengan hipertensi ?

Darah tinggi atau hipertensi adalah suatu kondisi ketika kinerja jantung memompa darah menghasilkan tekanan darah sistolik di atas 130/80 mmHg atau lebih.

Pada umumnya, darah tinggi cenderung ditemukan pada usia di atas 50 tahun baik itu laki - laki maupun wanita. Salah satu faktor penyebabnya yaitu menurunnya sistem metabolisme tubuh dan kinerja organ akibat dipengaruhi oleh usia lanjut.

Selain itu, penyebab hipertensi lainnya turut dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya :
  1. Obesitas
  2. Kelainan bawaan lahir pada pembuluh darah
  3. Gangguan pernafasan
  4. Faktor kehamilan
  5. Penyakit kelenjar tiroid atau kelenjar getah bening
  6. Tumor kelenjar adrenal
  7. Penggunaan obat obatan terlarang
  8. Seorang pecandu alkoohol
  9. Gangguan fungsi ginjal seperti batu ginjal
  10. Mengkonsumsi antibiotik pereda nyeri, penurun panas, batu pilek dan sebagainya
  11. Penggunaan pil KB dalam jangka panjang
Memang, hampir sebagian besar penderita darah tinggi dialami oleh usia di atas 50 tahun. Namun, beberapa tahun belakangan ini penderita darah tinggi dapat dialami pada rentang usia muda antara 30 hingga 35 tahun.

Berapa tekanan darah normal ? Coba perhatikan ukuran tensi darah di bawah ini :


Jika ukuran tekanan darah sistolik terlalu lama dibiarkan dalam jangka panjang berada di level waspada antara  130/80 mmHg - 140/90 mmHg atau di atasnya, maka komplikasi hipertensi dapat menimbulkan gangguan jantung, gagal ginjal, stroke, kerusakan mata, sesak nafas, penurunan daya ingat dan masalah kesehatan lainnya.

Maka dari itu, ketika gejala awal telah muncul sebaiknya jangan dibiarkan berlarut - larut dan harus dilakukan tindakan pengobatan dengan segera agar tingkatan penyakit tidak semakin parah.

Inilah 8 gejala hipertensi yang harus di waspadai :

1. Sering Merasakan Pusing

Dikarenakan tekanan darah meningkat, maka penderita hipertensi akan mengalami pusing. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan sistem peredaran darah dan suplai oksigen ke otak. Bahkan, jika tekanan darah sistolik melebihi batas 180/110 mmHg, maka penderitanya akan mengalami pingsan hingga tak sadarkan diri.

2. Kesemutan atau Mati Rasa

Pada umumnya kesemutan dapat terjadi jika bagian tubuh tertentu tidak mendapatkan jumlah pasokan darah dalam kondisi normal. Misalnya, akibat dari duduk bersila terlalu lama.

Namun, lain halnya dengan penderita hipertensi. Dalam kondisi normal tanpa sebab, kesemutan atau mati rasa dapat terjadi secara tiba - tiba. Apalagi jika tubuh terlalu lelah beraktivitas atau pada saat cuaca dingin.

3. Sakit di Bagian Tengkuk

Salah satu gejala darah tinggi di usia muda yaitu merasakan sakit di bagian tengkuk dan sekitar pundak. Rasa sakit juga disertai dengan pegal - pegal dan kaku. Jika ditekan atau diurut, maka rasa sakit akan semakin dirasakan

4. Kelelahan Fisik

Disebabkan oleh jantung memompa darah dalam kondisi tidak normal, maka hal ini akan memicu tekanan di seluruh jaringan pembuluh darah. Akibatnya, otot - otot tubuh akan mengalami kontraksi dan tubuh membutuhkan energi ekstra untuk menyelaraskan kinerja sistem metabolisme tubuh. Merasakan lelah berlebih juga seringkali akan dialami, walaupun hanya melakukan aktivitas ringan.

5. Bintik dan Garis Pada Bola Mata

Adanya bintik atau garis panjang bewarna merah di bola mata memanglah bukan suatu ciri ciri hipertensi secara pasti. Karena, gejala ini juga akan dialami oleh seorang penderita diabetes. Akan tetapi, gejala awal ini cukup kuat memberikan bukti bahwa anda akan menderita penyakit berbahaya seperti diabetes, stroke, serangan jantung dan hipertensi.

6. Nyeri Dada dan Sesak Nafas

Ketidakstabilan tekanan darah akan memicu peningkatan hormon dan mempengaruhi tingkat emosional penderita. Biasanya, penderita hipertensi akan mudah terbawa suasana dan mudah marah. Akibatnya, sirkulasi peredaran darah akan terganggu dikarenakan jantung memompa darah terlalu cepat dan rasa nyeri dada disertai sesak nafas akan terjadi.

7. Pandangan Kabur

Kondisi ini dapat terjadi secara tiba - tiba, apalagi ketika sedang marah dan terlalu lelah. Pandangan kabur dapat terjadi dikarenakan pelebaran pembuluh darah di daerah wajah  dan kepala. Selain itu, ada juga akan merasakan nyeri mata dan daerah sekitarnya terutama pada kening bagian tengah.

8. Mual dan Muntah

Ciri darah tinggi kumat sudah berada dalam kondisi cukup parah dapat ditandai dengan gejala mual dan muntah. Biasanya, gejala ini disertai dengan mata berkunang - kunang, sakit kepala dan nafas dangkal.

Jika anda menemukan salah satu atau beberapa gejala di atas, maka jangan dibiarkan begitu saja. Segera atasi dengan pengobatan secara alami maupun medis.

Pengobatan Hipertensi

Point utama untuk mengobati darah tinggi yaitu dengan menjalani pola hidup sehat. Seperti, tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar garam berlebih. Misalnya, garam, makanan kemasan dengan kandungan tinggi natrium dan sebagainya.

Selain itu, beberapa cara menurunkan darah tinggi berikut ini dapat anda lakukan. Diantaranya :
  1. Olahraga secara rutin seperti jalan santai (jogging, senam, bersepeda dan lainnya) dilakukan diwaktu pagi, tidak terlalu lama tidak apa-apa asalkan mengeluarkan keringar dilakukan secara rutin misalnya 1 minggu 2 kali dan sebagainya.
  2. Mengkonsumsi makanan sehat seperti buah mentimun, bengkoang, lobak, dan makanan sehat lainnya. Hindari makanan dengan kandungan tinggi lemak seperti dari jenis daging, santan, makanan laut kerang, kepiting, dan lainnya
  3. Hindari makanan dan minuman yang mengandung kadar alkoohol, pemanis buatan (sintesis) dan soda
  4. Kurangi konsumsi garam hingga kurang 1 sendok teh perhari
  5. Menurunkan berat badan adalah salah satu solusi menurunkan hipertensi secara alami
  6. Hindari produk makanan dengan kandungan tinggi kafein
  7. Konsumsi ramuan herbal
Ramuan herbal menurunkan darah tinggi :
Bahan :
  • 20 Kuntum bunga jeruk nipis
  • 2 Buah jeruk nipis
  • 30 Lembar daun jeruk nipis
  • 1 Sendok makan madu
  • 3 Gelas air bersih
Cara membuatnya :
  1. Rebus semua bahan ke dalam 3 gelas air hingga mendidih hingga mengeluarkan aroma daun jeruk
  2. Diamkan hingga dingin
  3. Minum ramuan ini masing-masing 1 gelas di waktu pagi dan sore hingga tekanan darah menurun
  4. Tidak dianjurkan untuk merebus ramuan ini untuk kedua kalinya.
Daun untuk menurunkan hipertensi :
Bahan :
  • 7 - 10 Lembar daun alpokat atau daun sirsak tua yang masih hijau
  • 3 Gelas air bersih 
Cara membuatnya : 
  1. Rebus bahan di atas dengan 3 gelas air hingga mendidih dan menyisakan kira-kira 2 gelas air saja. 
  2. Minum ramuan tersebut diwaktu pagi dan sore masing-masing 1 gelas hingga tekanan darah tinggi menurun 
  3. Khusus di waktu pagi lakukan sebelum sarapan, Imbangi dengan makanan bergizi.
Sedangkan pengobatan darah tinggi secara medis dapat menggunakan obat - obatan seperti amlodipine, nifedipine, hydrochlorothiazide, aliskiren dan sebagainya. Akan tetapi, penggunaan obat ini harus disertai resep dokter. Ada baiknya anda mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 8 Tanda dan Gejala Hipertensi Disertai Tindakan Pengobatan

0 komentar: