Gejala penyakit merupakan media informasi kesehatan No.1 di Indonesia yang memberikan informasi akurat tentang penyakit dan obatnya serta ragam tips kesehatan.


12 Gejala Usus Buntu dan Penyebabnya Disertai Pengobatan

Radang usus buntu atau lebih dikenal dengan penyakit usus buntu ini jika dibiarkan berlarut - larut akan menimbulkan masalah kesehatan sangat serius bagi penderitanya.  Rasa yang dialami pun begitu menyakitkan terutama di bagian kanan bawah perut akibat adanya infeksi oleh kuman dan bakteri usus.

Bahkan, jika peradangan semakin parah maka akan mengakibatkan pembengkakan usus dan berujung pada usus buntu pecah. Jika hal ini terjadi, maka kuman dan bakteri usus akan menyebar ke berbagai organ termasuk jantung hingga menimbulkan komplikasi dan dapat merenggut korban jiwa.

Secara sekilas, gambaran bahaya usus buntu telah kita ketahui bersama.

Sebelum membahas tentang gejala dan ciri cirinya, apakah ada yang belum mengetahui apa itu usus buntu ?

Mari kita cari tahu pengertiannya terlebih dahulu serta fungsinya.

Apa itu usus buntu ?

Memiliki nama latin Appendix vermiformis atau familiar disebut dengan usus buntu adalah salah satu organ tubuh manusia terletak di bagian perut kanan bawah terhubung dengan usus besar. Ukurannya pun terbilang pendek diantara 6 hingga 10 cm panjangnya. Jika diamati dengan CT scan atau USG, organ buntu ini dapat terlihat pada bagian kanan bawah perut kita.

Dikatakan usus buntu dikarenakan organ usus ini tidak memiliki jalan keluar layaknya usus besar yang memiliki muara hingga ke anus.

Coba perhatikan lokasi pada gambar usus buntu di bawah ini :

Gambar usus buntu

Ketahui gejala usus buntu diartikel ini untuk menghindari dampak buruknya bagi kesehatan.

Jika demikian, sebenarnya untuk apa fungsi usus buntu bagi kesehatan tubuh manusia ?

Fungsi Usus Buntu

Berdasarkan hasil penelitian dilakukan Duke University Medical Centre memberikan pernyataan tentang fakta usus buntu bahwa :
Organ usus buntu berfungsi untuk memulihkan sistem pencernaan setelah terjadinya serangan penyakit karena organ ini memiliki kelenjar limfoid dan menjadi tempat berkumpul dan berkembang biak bakteri - bakteri baik. 
Kemudian, dr Jan Takasihaeng. DSG juga mengatakan dalam sebuah buku bejudul "Hidup Sehat ", pada lapisan usus buntu ini dipenuhi dengan sel - sel yang berfungsi untuk sistem pertahanan tubuh dari penyakit terutama bagian pencernaan.

Sedangkan menurut Loren G seorang pakar Oklahoma University, memberikan pendapatnya bahwa usus buntu berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh selama masa kehamilan bagi janin. Karena di dalamnya terdapat banyak sel - sel endoktrin yang menghasilkan hormon peptida biogenik dan amina yang berfungsi untuk membantu mekanisme homeostatik janin.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa organ usus buntu memiliki fungsi dan peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh terutama sistem pencernaan.

Apa Yang di Maksud Dengan Penyakit Usus Buntu ?

Penyakit usus buntu adalah penyakit yang menyerang organ usus buntu akibat dari infeksi kuman dan bakteri ditandai dengan gejala awal pembengkakan di bagian perut sebelah kanan bawah.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja disemua kalangan usia. Pada mulanya tidak menunjukkan gejala serius dikarenakan sifat dari penyakit ini menahun. Pada akhirnya penderita usus buntu akan merasakan reaksi teramat sakit terutama di bagian perut kanan bawah hingga menjalar ke organ reproduksi manusia.

Gejala Usus Buntu, Penyebab dan Pengobatannya

Jika usus buntu bengkak, maka hal yang sangat dikuatirkan adalah pecahnya organ tersebut. Kondisi ini dapat terjadi jika jaringan kulit lapisan usus buntu mengalami rapuh akibat infeksi.

Dampak buruknya bagi kesehatan jika usus buntu pecah yaitu kuman dan bakteri berbahaya penyebab infeksi akan menyebar ke seluruh rongga perut dan dapat mengikuti aliran pembuluh darah serta menimbulkan infeksi berat hingga beakibat pada pembusukan usus dalam sekejap.

Untuk itulah, sedini mungkin kita harus mengenali gejala usus buntu berikut ini :
  1. Sering mengalami sembelit dan diare
  2. Nafsu makan menurun
  3. Sering merasakan kembung dan begah
  4. Jarang buang angin
  5. Kesulitan buang angin dan ketika buang angin terasa nyeri di perut
  6. Merasakan sakit perut di sebelah kanan bawah dengan intensitas terlalu sering
  7. Terasa sakit jika bagian tubuh kanan bawah di tekan
  8. Mengalami nyeri ketika buang air kecil
  9. Demam tinggi hingga 38 derajat celcius jika terjadinya peradangan dan pembengkakan
  10. Mual dan muntah adalah gejala usus buntu lanjutan
  11. Perut terasa kram seperti kesemutan
  12. Terganggunya siklus haid bagi jika penderitanya seorang wanita
  13. Leukosit dibawah 15.000/ul dengan neutropil yang mengalami peningkatan.
Beberapa gejala di atas berlaku untuk anak - anak dan orang dewasa.

Padahal usus buntu merupakan tempat berkumpulnya bakteri baik dan sebagai salah satu bagian dari daya tahan tubuh. Mengapa dapat terjadi peradangan ?

Inilah penyebab usus buntu pada anak, remaja dan orang dewasa antara lain :
  1. Pembengkakan kelenjar getah bening di dinding usus
  2. Peradangan pada saluran gastrointestinal di dalam saluran pencernaan sehingga mengakibatkan perkembangkan bakteri, jamur dan virus berkembangbiak sangat pesat
  3. Parasit cacing askariasis dan lainnya
  4. Tumor usus besar
  5. Tersumbat karena fases akibat sering mengalami sembelit 
  6. Akibat adanya infeksi bakteri dari jenis bacteroides, ddenovirus, salmonella, shigella dan jamur mucormycosis dan histoplasmosis
  7. Pecandu alkoohol
  8. Sering mengkonsumsi suplement dalam jangka waktu lama dan tanpa dosis tepat

Apa Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Dikarenakan Usus Buntu ?

Tidak. Karena ada beberapa jenis penyakit yang memiliki gejala serupa yaitu sakit perut sebelah kanan seperti :
  1. Hernia
  2. Diare parah
  3. Kram perut akibat nyeri haid
  4. Tumor usus
  5. Gangguan kesehatan organ reproduksi

Pengobatan Usus Buntu Secara Medis

Jika sudah menunjukkan beberapa gejala satu atau dua atau banyak gejala dirasakan, dianjurkan bagi anda jangan menunda - nunda untuk segera memeriksakan diri. Ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter :
  1. Pemeriksaan fisik dengan cara menekan perut sebelah kanan secara perlahan - lahan dan memantau reaksi sakit dari anda
  2. Pemeriksaan urine
  3. Pemeriksaan sampel darah lengkap
  4. CT Scan dan USG
  5. Pemeriksaan organ reproduksi jika diperlukan (khusus wanita)
Jika sel lekosit dalam darah meningkat disertai sakit perut sebelah kanan dan tampak pembengkakan, kemungkinan besar anda menderita radang usus buntu. Namun, hasil ini perlu ditindak lanjuti dengan menjalani pengecekan menggunakan CT Scan dan USG.

Obat antibiotik akan diberikan untuk meredakan peradangan dan mengurangi gejala lanjutan.

Namun jika kondisi sudah dikatakan parah hingga terjadi infeksi dan pembengkakan, untuk menghindari usus buntu pecah akan diberikan antibiotik dengan dosis tinggi terlebih dahulu. Jika pembengkakan dan peradangan sudah mereda dan cukup dikatakan baik, barulah dilakukan tindakan pengangkatan organ usus buntu.

Jalan operasi operasi usus buntu tidak dilakukan sewaktu pembengkakan terjadi, yang dilakukan hanyalah pemberian antibiotik dan dilakukan perawatan khusus di rumah sakit dalam beberapa hari. Ini untuk menghindari resiko terburuk yang terjadi jika operasi tetap dilakukan. Karena pada kondisi usus bengkak, jaringan usus akan mudah rapuh dan sangat sulit bagi sel - sel mengalami regenerasi. Sehingga akan terjadi kemungkinan besar jaringan paska operasi jika tetap dilakukan akan menimbulkan usus kembali pecah dan jahitan akan sobek kembali.

Langakah pengangkatan organ usus buntu pun dilakukan secara tepat dan memperhatikan kondisi tingkatan penyakit si pasien.

Jika usus buntu sudah mengalami pecah, untuk menghindarkan resiko infeksi ke seluruh tubuh, terkadang perlu dilakukan prosedur bedah sayatan terbuka untuk membersihkan bagian dalam rongga perut dan mengangkat organ usus buntu.

Pasca operasi pun anda belum dikatakan semubuh sepenuhnya, perlu adanya pemantauan dan dilakukan pemeriksaan secara berkala untuk menghindari infeksi paska operasi. Dalam waktu beberapa bulan kedepan, anda haruslah memperhatikan makanan apa saja yang tidak boleh dimakan untuk mendapatkan proses pemulihan yang cepat.

Obat Alami Usus Buntu

Berikut ini adalah cara mengobati usus buntu yaitu :
  1. Sediakan 3 ruas kunyit dan cuci bersih
  2. Hangatkan di atas api seperti memanggang sate (jangan gosong)
  3. Sediakan 2 sdm air perasan jeruk nipis
  4. Sediakan ½ sdt Gula merah
  5. Garam secukupnya (jangan terlalu asin)
  6. Parut kunyit, kemudian peras airnya dari 1/2 gelas air matang
  7. Tambahkan gula merah, garam dan air perasan jeruk nipis ke dalam air kunyit
  8. Aduk hingga rata
  9. Minum ramuan ini di waktu pagi dan malam hari setiap harinya hingga gejala hilang
Untuk pemantauan secara medis, lakukan pemeriksaan ke laboratorium untuk memastikan apakah penyakit telah sembuh.

Pencegahan Usus Buntu

Penyakit usus buntu sangat serius dan dapat membahayakan jiwa seseorang. Untuk itu ada baiknya mulai dari sekarang kita melakukan pola hidup sehat dan menghindari beberapa hal yang dapat menyebabkan usus buntu, antara lain :
  1. Hindari mengkonsumsi makanan instan dalam kemasan
  2. Stop mengkonsumsi alkohool
  3. Hindari mengkonsumsi suplement dalam jangka waktu lama
  4. Batasi mengkonsumsi minuman olahan produk susu seperti yogurt, keju, eskrim dan lainnya dalam jangka panjang
  5. Kurangi makanan pedas, biji - bijian, berkafein dan makanan dengan tinggi kandungan pengawet sintesis

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 12 Gejala Usus Buntu dan Penyebabnya Disertai Pengobatan

0 komentar: