Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


18 Tanda Gejala Stroke Ringan dan Berat Disertai Penanganannya

Hingga saat ini penyakit stroke menjadi salah satu momok menakutkan diantara beberapa penyakit lainnya seperti diabetes, jantung, ginjal dan lainnya. Dikarenakan dampak dari stroke dapat melumpuhkan fungsi sebahagian tubuh bahkan penyakit ini menjadi penyebab kematian nomor tiga di dunia.

Dibeberapa negara di dunia salah satunya Amerika Serikat pada tahun 2010, stroke menjadi penyebab nomor tiga kasus kematian setelah penyakit kanker dan jantung dengan angka penderita hingga mencapai 700.000 pertahun.

Sedangkan di Indonesia sendiri, tercatat setiap tahunnya penderita stroke mencapai angka 300.000 pertahun dengan katagori stroke ringan atau berat.

Angka penderita stroke umumnya telah menginjak usia 45 tahun ke atas. 

Namun, tak menutup kemungkinan pada usia antara 15 hingga 60 tahun pun dapat memiliki faktor resiko terkena serangan stroke dikarenakan gaya hidup buruk seperti sering mengkonsumsi makanan berlemak, seorang perokook, kurangnya aktivitas olahraga dan lainnya.

Mengingat bahaya stroke bagi kesehatan, untuk itulah penting sekali kita mengenali gejala stroke sejak dini yang akan kami ulas di dalam artikel ini.

Apa Itu Stroke?

Stroke adalah suatu penyakit disebabkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah di otak berupa penyumbatan, pengentalan darah atau akibat dari pembekuan darah, sehingga sel-sel di otak kurang atau tidak mendapatkan suplai darah dan oksigen yang cukup berdampak pada kematian sel-sel otak hingga menimbulkan kelumpuhan fisik dankematian.

Kenali ciri ciri gejala stroke di artikel ini untuk menghindari dampak buruk bagi kesehatan dikemudian hari.

Secara etilogi stroke dibagi menjadi dua jenis. Diantaranya:
  1. Stroke hemoragik disebabkan karena tekanan darah atau dikarenakan adanya pelemahan pembuluh darah sehingga dapat menimbulkan pecahnya dinding pembuluh darah. Sedangkan 
  2. Stroke oklusif dikarenakan adanya penyumbatan pembuluh darah akibat emboli, ateroskelosis, atau oklusi trombotik pada pembuluh darah otak.

Penyebab Stroke

Beberapa penyebab stroke diantaranya sebagai berikut :
  1. Kolesterol tinggi
  2. Obesitas
  3. Stres berkepanjangan
  4. Kelainan jantung bawaan lahir
  5. Penderita anemia sel sabit
  6. Penggunaan obat - obatan tanpa dosis tepat
  7. Menjalani terapi hormon seperti mengkonsumsi pil KB dan steroid
  8. Kehamilan dini di usia remaja dapat memicu stroke di usia dewasa dan lanjut usia
  9. Infeksi kuman dan bakteri gigi
  10. Seorang penderita kanker darah
  11. Terganggunya sistem tubuh kardiovaskuler ditandai dengan penyakit diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan lainnya
  12. Faktor usia di atas 45 tahun cenderung
  13. Sering melakukan kebiasaan buruk seperti merokook, pecandu alkohool, mengkonsumsi minuman bersoda dan memakan makanan cepat saji dan sebagainya
  14. Kurangnya aktivitas olahraga
  15. Dipengaruhi oleh faktor keturunanan

Gejala Stroke Ringan dan Berat

Penyakit stroke dapat muncul secara tiba - tiba tanpa mengenal waktu. Untuk menghindari resiko terburuk akibatnya, kenali beberapa gejala stroke berikut ini :

Gejala Stroke ringan (mini):
  1. Sering mengalami kebigungan ketika hendak melakukan sesuatu
  2. Penurunan sistem kewaspadaan atau gerak refleks tubuh
  3. Kesulitan memahami ketika diajak berbicara
  4. Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi
  5. Menurunnya daya ingat
  6. Kehilangan kemampuan sensorik seperti penglihatan menurun
  7. Sering merasakan kesemutan, kebas atau mati rasa terutama di bagian lengan dan tangan
  8. Kelemahan otot wajah dan tangan misalnya, menggerakan tangan terasa kaku, kesulitan senyum, berbicara dan sebagainya
  9. Matinya fungsi gerak tubuh dalam waktu hitungan jam, hari atau minggu

Sedangkan, gejala stroke berat antara lain:
  1. Sakit kepala hebat disertai muntah
  2. Kehilangan keseimbangan tubuh seperti tiba - tiba oleng
  3. Menurunnya fungsi kesadaran
  4. Susah mengunyah dan menelan
  5. Kesulitan menggerakkan anggota tubuh ketika berbicara, mengangkat tangan ataupun berjalan
  6. Mengeluarkan fases dan air seni tanpa disadari
  7. Fungsi gerak tubuh sering merasakan kaku sejenak
  8. Kesulitan menggerakkan rongga mulut atau kesulitan berbicara sehingga akan mengeluarkan suara cadel
  9. Matinya fungsi gerak salah satu bagian tubuh sebelah kanan atau kiri
Ketika salah satu anggota keluarga atau anda sendiri memiliki beberapa gejala atau salah satu diantaranya, maka jangan dibiarkan dan bersegeralah untuk berkonsultasi dengan dokter ahli agar dikemudian hari tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan anda.

Gejala Stroke Ringan dan Penanganannya

Bagaimana pertolongan pertama ketika stroke menyerang ?

Apa yang harus dilakukan segera ?

Jika penderita mengalami jatuh dikamar mandi Penanganan stroke harus dilakukan secara cepat dan tepat.

Jangan melakukan hal - hal dianggap dapat meringankan gejala stroke seperti tindakan menusuk jarum di tangan dan sebagainya.

Tindakan ini justeru dapat melukai pembuluh darah dan infeksi lanjutan.

Langkah pertama adalah jangan sampai anda terlalu kuatir sehingga menimbulkan kepanikan berlebihan. Karena hal ini akan menimbulkan dapak psikologis bagi penderita dan memperburuk keadaan.

Sembari menunggu pertolongan medis lebih lanjut, tindakan selanjutnya menurut dr. Ibnu Benhadi, SpBS(K) seperti yang kami kutip dari situs tempo.co disarankan sebagai berikut:

1. Baringkan Pasien Dengan Posisi Kepala 30 Derajat

Ketika penderita terjatuh,  angkat secara perlahan - lahan dan baringkan penderita dengan posisi kepala 30 derajat dari tempat tidur. Posisi ini akan melancarkan sirkulasi peredaran darah dan membuat rasa nyaman.

2. Cek Pernafasan

Jangan lupa untuk mengamati apakah si pasien ingin muntah atau tidak. Jika ingin muntah, maka sangat berpotensi menimbulkan pembuluh darah pecah. Miringkan posisi kepala agar muntahan tidak menghambat saluran pernafasan. Cermati pula pernafasan pasien. Hindari suasana panas, pengap dan sumpek.

4. Menelan Ludah

Mintalah kepada pasien untuk menelan air ludah. Jika kesulitan, anda dapat menyuapi air dengan 1 sendok makan. Jangan berikan minum ataupun makan cukup air 1 sendok agar air ludah terbentuk

5. Tenangkan Dengan Kata - Kata

Ajak penderita berbicara dengan nada lembut, namun tidak disertai rasa panik. Hal ini bertujuan untuk menghindari penderita hilang kesadaran.

Selebihnya, anda dapat membawa pasien ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis dengan segera.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 18 Tanda Gejala Stroke Ringan dan Berat Disertai Penanganannya

0 komentar: