Gejala penyakit merupakan media informasi kesehatan No.1 di Indonesia yang memberikan informasi akurat tentang penyakit dan obatnya serta ragam tips kesehatan.


14 Gejala Polip Hidung 4 Penyebab dan Cara Mengobatinya

Polip hidung atau polip nasi adalah kelainan pada selaput permukaan (mukosa) rongga hidung bagian dalam (cavum nasi) seperti tumor yang timbul dalam salah satu rongga hidung atau keduanya. 

Secara umum, penyebab polip hidung terjadi karena adanya massa lunak mengandung banyak cairan di dalam rongga hidung dan berwarna putih keabu-abuan akibat danya inflamasi mukosa berbentuk menyerupai daging lunak di dalam hidung. Sehingga, tak jarang sebagian orang menyebutya dengan tumor hidung.

Dalam ilmu kedokteran, daging yang tumbuh dalam hidung tersebut merupakan pertumbuhan dari selaput lendir hidung dengan sifat jinak. Pembentukan selaput lendir ini erat kaitannya dengan berbagai masalah penyakit THT (telinga, hidung, tenggorokan) lainnya seperti rinitis alergi, asma, radang kronis pada mukosa hidung (sinus pranasal), kista fibrosi, intoleransi pada aspirin. 

Hal ini membuktikan bahwa penyakit polip hidung tidak berdiri sendiri dan karena manifestasi dari penyakit lain yang telah disebutkan.

Hal ini membuktikan bahwa penyakit polip hidung tidak berdiri sendiri dan karena manifestasi dari penyakit lain yang telah disebutkan.

Harus diingat bahwa jika seseorang mengalami pilek berkelangsungan dengan durasi cukup lama disertai hidung tersumbat (berasa mampet) bukan berarti dirinya menderita penyakit polip hidung. Untuk memastikannya, sebaiknya melakukan pemeriksaan diri ke dokter THT atau dokter penyakit dalam.

Jenis-jenis Polip Hidung

Polip hidung terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Polip hidung tunggal yaitu jumlah polip hanya satu buah berasal dari sel-sel permukaan dinding sinus tulang pipi (maxilla)
  • Polip hidung multiple yaitu jumlah polip ini lebih dari dari satu dan dapat timbul di kedua sisi rongga hidung. Pada umumnya berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas (etmoid)
Berdasarkan usia penderita, polip hidung lebih sering dijumpai pada usia di atas 20 tahun dan sangat jarang terjadi pada anak. Perbandingan antara pria dan wanita pada usia dewasa berkisar antara 2 : 4

Faktor Penyebab Polip Hidung

Penyebab pastinya hingga sekarang belum diketahui, tetapi terdapat 3 faktor penting yang berperan di dalam terjadinya polip hidung, yaitu:
  • Peradangan lama dan berulang pada selaput permukaan hidung dan sinus
  • Gangguan keseimbangan Vasomotor
  • Peningkatan tekanan cairan antar ruang sel dan bengkak selaput permukaan hidung
Faktor penyebab lainnya adalah :
  • Sinusitis (radang sinus) yang menahun.
  • Reaksi hipersensitif atau reaksi alergi pada mukosa hidung yang berlangsung lama
  • Sumbatan hidung karena kelainan anatomi sehingga mempersempit rongga pada hidung
  • Adanya pembesaran pada konka.
  • Iritasi ringga hidung
Selain itu, secara genetika juga turut mempengaruhi seseorang terkena polip hidup. Jika orang dua mengalaminya, maka seorang anak memiliki resiko untuk menderita penyakit yang sama.

Gejala Polip Hidung

Mulanya polip hidung tidak dapat terdeteksi secara kasat matau atau dirasakan oleh seorang penderita. Jika ukuran daging yang tumbuh sudah mulai tampak dan membesar bewarna kemerahan, barulah seseorang akan merasakan beberapa gejala seperti hidung tersumbat berkepanjangan.

Selain itu, beberapa gejela polip hidung lainnya adalah sebagai berikut :
  1. Mudah merasakan sakit kepala
  2. Hidung tersumbat (mampet) yang menetap dan selalu terasa akan adanya lendir pada sinus hidung.
  3. Sering mengeluarkan lendir dari hidung seperti gejala influenza
  4. Daya penciuman menurun.
  5. Rongga hidung sering terasa gatal dan sering bersin.
  6. Mata berair yang disebabkan oleh alergi
  7. Suara bindeng
  8. Pilek berkepanjangan
  9. Hidung meler, encer hingga kental
  10. Terasa ada massa didalam hidung dan susah membuang ingus
  11. Nyeri muka
  12. Telinga terasa penuh
  13. Snoring (ngorok)
  14. Gangguan tidur dan Penurunan kualitas hidup.
Beberapa ciri ciri di atas dapat dirasakan diantaranya atau secara keseluruhan jika kondisi polip sudah terlalu parah.

Cara Mengobati Polip

Pengobatannya berupa terapi obat-obatan dan operasi. Terapi medikamentosa ditujukan pada polip yang masih kecil yaitu pemberian kortikosteroid sistemik yang diberikan dalam jangka waktu singkat, dapat juga diberikan kortikosteroid hidung atau kombinasi keduanya.

Jika polip masih berukuran kecil, pada umumnya dokter THT akan memberikan obat dalam bentuk tablet, obat semprotan berisikan cairan khusus dan infus.

Tindakan pengangkatan polip dapat digunakan menggunakan senar polip dan anestesi lokal. Jika ukurannya besar dan menyebabkan kelainan pada hidung serta kesulitan dalam bermafas, memerlukan jenis operasi yang lebih besar dan anestesi umum.

Sedangkan, untuk mengobati polip hidung secara alami dapat menggunakan tanaman herbal seperti brokoli, paprika merah dan dandalion. Pengolahannya dapat dibuat minuman seperti jamu.

Pantangan Makanan Polip Hidung

Selain uapaya pengobatan, beberapa pantangan yang harus dihindari antara lain :
  • Hindari mengkonsumsi daging kambing
  • Hindari makanan yang di awetkan (plam asin, tempe, tahu)
  • Hindari minuman yang dingin (soft drink, es krim)
  • Hindari makanan dan buah-buahan yang mengandung alkohol (buah durian, tape singkong, buah anggur)
  • Makanan yang mengandung lemak tinggi

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 14 Gejala Polip Hidung 4 Penyebab dan Cara Mengobatinya

0 komentar: