Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


9 Gejala Asam Urat 6 Penyebab dan 2 Cara Penyembuhannya

Seringkali bagi masyarakat kita pada umumnya beranggapan bahwa gejala asam urat biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada daerah persendian kaki dan tangan disertai rasa panas dan kesemutan.

Namun perlu anda ketahui, gejala tersebut tidak dapat kita asumsikan secara pasti bahwa seseorang mengalami penyakit asam urat. Karena beberapa penyakit lainnya seperti Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis yang merupakan diantara puluhan penyakit radang persendian juga memiliki gejala yang serupa.

Lantas, bagaimana cara kita untuk mengenali gejala asam urat secara pasti ?

Sehingga, upaya untuk melakukan tindakan pengobatan pun dapat dilakukan sedini mungkin.

Oke, tetaplah membaca karena kami akan menjelaskannya.

Ulasan lengkap ! Kenali gejala asam urat sedini mungkin untuk menghindari komplikasi bahaya asam urat. Ketahui juga penyebab dan cara menyembuhkan nya di sini.

9 Gejala Asam Urat:

1. Nyeri Persendian

Nyeri persendian seringkali dialami oleh penderita asam urat tinggi. Tak hanya itu, biasanya rasa nyeri akan ditandai dengan rasa panas, kesemutan, ngilu dan sebagainya. Umumnya terjadi di bagian sendi kaki, terutama ketika cuaca dingin rasa nyeri akan sering di rasakan. Persendian lainnya cukup rentan mengalami nyeri antara lain jari jemari kaki dan tangan, tumit, pergelangan kaki dan tangan, dengkul dan sebagainya

2. Terasa Sakit Jika di Sentuh

Akibat penumpukan kristal purin di dalam pembuluh darah pada persendian membuat sensitivitas kulit meningkat dan menimbulkan rasa sakit jika di sentuh. Gejala ini biasanya akan dirasakan terutama di pergelanagan engsel dan jari jemari kaki.

3. Kulit Memerah

Perubahan warna kulit menandakan adanya peradangan pada jaringan pembuluh darah dan persendian akibat penumpukan kristal purin. Selain itu, penderitanya akan merasakan kulit seperti terbakar dan panas.

4. Persendian Bengkak

Jika anda mengalami persendian bengkak, hal ini merupakan gejala asam urat lanjutan setelah kulit memerah. Kondisi ini ditandai dengan adanya peradangan pada jaringan pembuluh darah.

5. Munculnya Tofus

Timbulnya tofus atau endapan kristal asam urat yang terbentuk di bawah kulit pada kasus gout kronis. Endapan tersebut dapat berupa benjolan keras ataupun keras.

6. Merasakan Gatal

Selain rasa panas dan sering kesemutan, penderita asam urat juga kerap kali merasakan gatal dan kulit tampak berisik pada area sakit.

7. Gangguan Fungsi Gerak

Akibat rasa sakit seperi tertusuk tusuk, secara otomatis penderitanya akan mengalami gangguan fungsi gerak berupa kesulitan berjalan. Tak hanya bagian kaki saja, bagian tubuh lainnya seperti pergelangan tangan, pinggang dan lengan juga menjadi kaku untuk digerakkan.

8. Demam Mengigil

Pada kondisi tertentu, penderita akan mengalami gejala sistemik atau serangan dari penyakit bukan pada tempat / bagian yang merasakan sakit. Gejala ini biasanya ditandai dengan demam menggigil dan rasa tidak nyaman di seluruh tubuh

9. Munculnya Benjolan Putih

Pada kondisi tertentu jika penyakit sudah kronis, benjolan bewarna putih biasanya akan tampak di daerah kaki dan daun telinga menyerupai bentuk jerawat batu atau kistik

Munculnya beberapa gejala asam urat di atas, ditenggarai oleh beberapa faktor penyebabnya berikut ini.

6 Penyebab Asam Urat Tinggi

1. Tingginya Kadar Purin di Dalam Tubuh

Dalam artian tubuh manusia secara alami memproduksi purin yang berfungsi sebagai pembentuk struktur rantai DNA dan RNA. Diketahui melalui hasil penelitian oleh pakar kesehatan, bahwa hampir 85% kebutuhan purin diproduksi secara alami oleh tubuh. dan sisa kekurangannya 15% berasal dari luar tubuh diperoleh ketika kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin.

Jika seseorang mengkonsumsi makanan tinggi purin hingga pada akhirnya melebihi batas 15%, maka secara otomatis akan menimbulkan penumpukan kadar purin dalam tubuh. Ini bearti akan menimbulkan naiknya kadar asam urat dalam darah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa produksi asam urat tergantung dari keberadaan purin.

Semakin banyak jumlah zat purin dalam tubuh, maka secara otomatis produksi asam urat akan semakin meningkat.


Akibatnya, rasa sakit pada daerah persendian sering terjadi. 

2. Penggunaan Obat - Obatan Jenis Tertentu

Kondisi hiperurisemia juga dapat dipengaruhi faktor penggunaan obat - obatan kimia jenis tertentu. Beberapa jenis obat tersebut dapat mengganggu proses pembuangan asam urat dari dalam tubuh. Terutama jika dikonsumsi tanpa sepengetahuan resep dokter atau dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama.

Beberapa jenis obat - obatan kimia tersebut yang memiliki potensi untuk mengganggu proses pengeluaran asam urat dari dalam tubuh adalah
  • Obat untuk penderita penyakit darah tinggi
  • Obat - obat kimia mengandung niasin dan aspirin

3. Gangguan Fungsi Ginjal dan Adanya Penyakit Lainnya

Dalam kondisi normal, jika asam urat diproduksi secara berlebihan maka secara otomatis akan dinetralkan oleh ginjal dengan cara dibuang oleh tubuh melalui proses mekanisme alamiah berbentuk cairan urine, keringat dan fases.

Namun, pada kondisi tertentu proses mekanisme ini terganggu disebabkan karena adanya gangguan fungsi ginjal. Akibatnya, asam urat dapat menumpuk di pembuluh darah.

Ketidakmampuan organ ginjal dalam memproses asam urat berlebihan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah akibat dari beban kerja ginjal karena terlalu banyak jumlah purin yang diproses dan berasal dari faktor keturunan (kelainan genetik). Selain dikeluarkan melaui urine, asam urat juga dikeluarkan melalui usus. Hanya saja persentasenya terlalu kecil sebesar 30%.

Faktor lainnya yang menyebabkan meningkatnya kadar asam urat berasal dari dalam tubuh itu sendiri, seperti penyakit kanker darah (leukimia), gagal jantung, kerusakan otot akibat cedera dan kanker limfoma.

Beberapa jenis penyakit tersebut dapat meningkatkan proses katabolisme purin dan berpotensi merusak sel - sel sehat dalam tubuh.

4. Faktor Usia dan Jenis Kelamin

Jika dilihat dari kasus penderita asam urat di Indonesia dan dibeberapa negara lainnya, rata - rata ditemukan kebanyakan penderita asam urat dialami oleh mereka yang telah memasuki usia diatas 50 tahun.

Namun, sebuah fakta yang mengejutkan bahwa penderita asam urat tidak lagi dipengaruhi oleh faktor usia.

Berdasarkan penelitian oleh dr. Cecilia R. Padang, Ph.D., FACR dari Pusat Rematik Indonesia bahwa angka penderita asam urat akut di Indonesia sebanyak 32% dialami oleh pria pada usia 34 tahun. Selain itu, anggota keluarga yang memiliki riwayat positif gout juga dapat meningkatkan faktor resiko. Hampir 60% keluarganya terkena serangan penyakit asam urat dan 47,4% diantaranya dialami oleh pria.

Selanjutnya, Berdasarkan data The National Institutes of Health (NIH) pada tahun 2002, jumlah penderita asam urat di negara Amerika Serikat mencapai 2,1 juta. Sebagian besar penderitanya adalah pria berusia 40 hingga 50 tahun (90 %) dan dialami oleh wanita (10%) pada masa menopouse. Di Indonesia 35 % terjadi pada pria di bawah usia 35 tahun.

Wanita memiliki resiko lebih kecil itu dikarenakan adanya hormon esterogen yang sangat membantu mempelancar pembuangan asam urat dalam tubuh wanita melalui urine.

Namun, ketika seorang wanita telah memasuki masa menopouse, hormon tersebut dapat mengalami penurunan secara drastis. Akibatnya, jika masa - masa menopouse seorang wanita sering mengkonsumsi makanan tinggi purin maka secara otomatis akan meningkatkan resiko serangan asam urat.

5. Gaya Hidup Buruk

Pola makan ternyata ditenggarai menjadi faktor utama penyebabnya.

Mengkonsumsi makanan berkadar purin tinggi sangat beresiko untuk meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Anda harus berhati - hati dengan makanan mengandung purin tinggi. Apalagi, di masa saat ini ada berbagai olahan makanan instan yang beredar.

6 . Faktor Keturunan

Mereka yang memiliki riwayat garis keturunan pengidap asam urat cenderung meningkatkan resiko untuk terserang penyakit radang persendian.

Hal ini selaras dari hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh dr. Cecilia R. Padang, Ph.D., FACR dari Pusat Rematik Indonesia, rata - rata keluarga yang memiliki riwayat positif penyakit asam urat 60% aanggotanya akan menderita penyakit asam urat dan 47,4% diantaranya adalah seorang pia.

Walaupun demikian adanya, faktor genetik keturunan hanyalah faktor untuk meningkatkan resiko terserang asam urat. Jika seseorang menjalani gaya hidup sehat dan mengontrol kadar asam urat secara rutin dalam kesehariannya, maka ia pun akan terbebas dari penyakit tersebut.

Menyembuhkan Asam Urat

Pengobatan asam urat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan obat - obatan yang diresepkan oleh dokter dan menggunakan bahan - bahan herbal diperoleh dari alam.

Pemberian obat yang diresepkan oleh dokter pada umumnya digunakan untuk meredakan rasa nyeri , penurun panas dan menghentikan peradangan.

Adapun obat asam urat generik seringkali diberikan adalah kelompok obat - obatan anti peradangan nonsteroid (OAINS), seperti:
  • Indometasin
  • Cetoricoxib
  • Diclofena
  • Naproxen.
Tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat ini tanpa sepengetahuan dan resep dari dokter.

Karena, pada umumnya mereka yang mengkonsumsi obat ini akan menimbulkan efek samping berupa sakit maag dan gangguan pencernaan. Untuk mengatasi ini, biasanya dokter akan menyertai obat penghambat pompa proton (PPI) untuk dikonsumsi.

Untuk menyembuhkan asam urat secara total tak serta merta dapat hilang dalam sekejap. Perlu perlakuan rutin dan konsistensi dalam menjalani pengobatan.

Misalnya dengan cara menjaga asupan pantangan asam urat, melakukan aktivitas olahraga ringan, menghentikan kebiasaan buruk dan sebagainya termasuk di dalamnya mengkonsumsi obat asam urat alami dari tumbuhan

Mengkonsumsi ramuan herbal yang berasal dari tumbuhan memanglah ampuh untuk menurunkan asam urat dalam darah tanpa menimbulkan efek samping serius bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Namun, kesabaran dan konsistensi dalam menjalani pengobatan tersebut harus anda lakukan. Karenanya, efek yang dapat dirasakan tidak mungkin langsung memberikan manfaatnya. Paling tidak membutuhkan waktu hitungan hari untuk merasakan gejala asam urat hilang dari tubuh anda. 

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 9 Gejala Asam Urat 6 Penyebab dan 2 Cara Penyembuhannya

0 komentar: