Gejala penyakit merupakan media informasi kesehatan No.1 di Indonesia yang memberikan informasi akurat tentang penyakit dan obatnya serta ragam tips kesehatan.


Awas ! Bahaya Sinar Ultravionet Menjadi Pemicu Kanker Kulit

Ada sebuah penelitian membuktikan bahwa melanoma atau kanker kulit disebabkan oleh sinar ultraviolet matahari. Hal ini dikarenakan sinar ultraviolet ternyata juga mengandung radikal bebas. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, sinar matahari yang paling menyengat adalah pada saat siang yaitu antara pukul 11:00 hingga 14:00.

Pada jam tersebut sinar matahari akan membakar pigmen kulit dengan daya hantar lebih panas dari jam-jam lain. Sinar ultraviolet mengandung radiasi radikal bebas, dengan kata lain sinar ultra violet dapat mencuri elektron dari pigmen kulit seseorang yang terkena sinar matahari.

Radikal bebas merupakan molekul yang kehilangan elektron sehingga berubah menjadi tidak stabil sehingga radikal bebas ini akan berusaha mencuri elektron dari molekul-molekul lain yang berada di dekatnya.

Sinar ultra violet terdiri dari tiga jenis yaitu :

  • Sinar ultraviolet A
  • Sinar ultraviolet B, dan 
  • Sinar ultraviolet C.
Sinar ultra violet A memiliki panjang gelombang sebesar 400-315 nano meter atau merupakan sinar ultraviolet yang paling panjang diantara dua jenis sinar ultraviolet lainnya. Jenis ultraviolet ini juga yang paling berbahaya karena atmosfer hanya mampu menyerap sedikit sedangkan lapisan ozon malah tidak mampu menyerapnya sedikitpun.

Inilah bahaya sinar ultraviolet bagi kehidupan makhluk hidup terutama bagi manusia yang dapat menjadi pemicu kanker kulit. Siapa saja faktor resikonya ?

Sinar ultraviolet B memiliki panjang gelombang sebesar 315-280 nano meter. Meskipun bukan merupakan sinar ultraviolet yang paling berbahaya, namun sinar ultraviolet ini juga termasuk berbahaya bagi manusia karena 90% sinarnya bisa menembus kulit manusia, sedangkan atmosfer hanya menyerap sisanya.

Sedangkan, sinar ultraviolet C merupakan jenis sinar ultraviolet paling aman bagi manusia karena atmosfer mampu menyerapnya dengan baik. Seseorang yang sering terpapar sinar matahari dengan berlebihan memiliki resiko mengalami perubahan warna pada kulitnya, yaitu menjadi lebih gelap hingga terbakar atau menyebabkan penuaan dini.

Pemicu Kanker Kulit

Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu panjang dikhawatirkan bisa menyebabkan kanker kulit di mana penyakit ini bisa mengakibatkan resiko lebih gawat lagi yaitu kematian.

Para pakar kesehatan kulit dunia mempunyai kesimpulan bahwa hampir semua (90%) faktor penyebab dari kasus kanker kulit adalah karena terlalu seringnya terkena paparan sinar matahari.

Pada umumnya, faktor pekerjaan seseorang sangat mempengaruhi untuk meningkatkan faktor resiko. Seperti, buruh kasar bangunan, nelayan dan petani.

Salah satu faktor resiko lainnya adalah seseorang dengan jumlah pigmen kulit berwarna putih.

Meski demikian bukan berarti hal tersebut bisa menjamin untuk tidak terkena kanker kulit. Jika anda sering terkena sengatan sinar matahari maka tetap saja anda memiliki resiko untuk terkena kanker kulit. 

Untuk mencegah resiko ini, ketika sedang berada diterik matahari sebaiknya gunakan topi, payung, tabir surya atau lainnya.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : Awas ! Bahaya Sinar Ultravionet Menjadi Pemicu Kanker Kulit

0 komentar: