Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


Penyakit ISPA - Gejala, Penyebab dan Mengobati Secara Alami

ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan manusia disebankan oleh virus rhinovirus, respiratory syncytial virus, adenovirus virus, virus influenza atau disebabkan oleh debu atau asap yang tidak dapat disaring oleh rambut hidung.

Penyakit ini dapat mengakibatkan infeksi pada saluran pernafasan pada sinus (hidung), tenggorokan, saluran udara hidung menuju paru-paru hingga ke paru-paru itu sendiri.

Sering kali ISPA diderita oleh anak-anak dikarenakan sistem imun yang masih lemah terhadap penyakit ini terutama pada musim pancaroba datang.

Kenali gejala penyakit ISPA yang merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang sistem pernafasan manusia. Ketahui juga cara mengobati ISPA secara alami.

Infeksi yang terjadi terutama pada saluran pernafasan bagian atas berawal dari hidung - tenggorokan - laring - hingga masuk ke alveoli (gelembung paru) - berlanjut dapat menyerang organ paru disekitarnya.

Kondisi sesak saat bernafas (kesulitan bernafas) adalah salah satu gejala awal perlu diwaspadai dikarenakan penderitanya akan mengalami kekurangan oksigen yang dapat berakibat fatal jika tidak tertangani berakibat komplikasi.

Gejala ISPA

Di Indonesia, beberapa pekan di bulan November dan Oktober 2015, perlu waspada terhadap penyakit ini dikarenakan adanya asap dari pembakaran lahan berakibat kualitas udara dibeberapa wialayah Indonesia seperti Palembang, Pekanbaru, Jambi (Sumatera), Kalimantan dan daerah yang terimbas asap menjadi buruk atau jauh dari kriteria udara yang sehat.

Untuk itu sebagai informasi, ketahui gejala ISPA pada anak dan orang dewasa berikut ini :
  1. Mengalami pilek dan hidung selalu berisi lendir disertai dengan batuk ringan dan rasa sakit di tenggorokan
  2. Mengalami kesulitan bernafas ditandai dengan pola nafas tidak teratur
  3. Sering mengalami bersin
  4. Perubahan suara menjadi serak
  5. Terkadang hidung tersumbat sebelah karena cairan lendir
  6. Jika kadar oksigen dalam darah rendah dapat menyebabkan cepat lelah bahkan pingsan

Penyebab ISPA

Diantara penyebab penyakit ISPA sudah kami sampaikan pada alenia pertama adaah disebankan oleh virus rhinovirus, respiratory syncytial virus, adenovirus virus, virus influenza. 

Selain itu, beberapa penyebab berikut ini perlu diwaspadai adalah :
  1. Seorang perokook aktif maupun pasif
  2. Dikarenakan debu atau asap
  3. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya seperti pengawet, pewarna dan pemanis buatan
  4. Bagi anak terbiasa minum es
  5. Prilaku hidup yang kurang bersih saat musim pancaroba datang
  6. Ditularkan melalai lendir yang berasal dari hidung atau tenggorokan. Ketika terhirup saat penderita bersin akan menularkan ke orang yang sehat terutama pada anak.
Untuk itu selaku orang tua yang memiliki anak berusia di bawah 10 tahun perlu mewaspadai diri terhadap penyakit ini terutama bagi yang berada di wilayah terkena kabut asap hasil pembakaran lahan.

Tindakan pencegahan dapat dilakukan khususnya dengan cara menggunakan masker khusus dan tidak berada diluar rumah dalam waktu lama serta mengkonsumsi makanan sehat.

Tindakan Pengobatan

Sebenarnya ISPA dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari saja dengan adanya sistem kekebalan tubuh. Namun, pada kondisi sistem imun yang lemah terutama pada anak, untuk pulih dapat membutuhkan waktu hingga berangsur lama.

Beberapa cara yang dilakukan dalam tindakan medis adalah dengan memberikan antibiotik jenis:
  • Parental
  • Kotrimoksasol peroral
  • Ampisilin
  • Amoksisilin atau penisilin prokain
Pemberian obat harus ada resep dari dokter.

Selain itu, langkah tradisional dan alami mengbati ISPA dapat dilakukan beberapa hal berikut ini :
  • Pada anak : Sediakan 1/2 sendok teh perasan jeruk nipis dan madu murni. Minum dalam 1 hari 3 kali hingga sembuh.
  • Pada usia dewasa menambahkan dosis menjadi 1 sendok makan
  • Menurunkan panas dapat menggunakan parasesetamol anak setiap 6 jam sekali dalam waktu 2 hari
  • Memberikan kompres
  • Perbanyak minum air putih dan mengkonsumsi makanan sehat seperti dari sayur-sayuran dan buah-buahan terutama jeruk. 

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : Penyakit ISPA - Gejala, Penyebab dan Mengobati Secara Alami

0 komentar: