Gejala penyakit merupakan media informasi kesehatan No.1 di Indonesia yang memberikan informasi akurat tentang penyakit dan obatnya serta ragam tips kesehatan.


9 Cara Mencegah Stroke di Usia Muda Sejak 20 Tahun

Diantara bahaya stroke antara lain dapat menimbulkan kesulitan berbicara, penglihatan kabur, kehilangan keseimbangan sistem gerak tubuh, kerusakan jaringan saraf di otak, pecahnya pembuluh darah dan kelumpuhan permanen anggota tubuh. Bahkan stroke dapat mengakibatkan kematian secara mendadak dalam hitungan detik.

Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung, kolesterol tinggi, penderita diabetes dan memiliki tekanan darah tinggi, maka serangan stroke dapat datang kapanpun jika tidak ada upaya pengobatan. Tak terkecuali, usia muda pun juga dapat mengalaminya.


Sebelum hal itu terjadi, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah stroke. Diantaranya sebagai berikut :

1. Berhenti Merokook

Resiko serangan stroke dapat terjadi 3 kali lebih cepat datang kepada anda jika anda memiliki kebiasaan meerokok. Karena, kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan pengentalan darah, meningkatkan tumpukan plak di pembuluh darah arteri, mengurangi jumlah oksigen dalam darah dan sebagainya. Sebaiknya, hentikan segera kebiasaan buruk semacam ini.

2. Mengontrol Tekanan Darah

Ketika kita dapat mengontrol tekanan darah, maka kita dapat melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap serangan penyakit kolesterol, darah tinggi dan stroke. Untuk itu, jagalah tekanan darah agar selalu berada diambang batas normal yaitu 120 untuk angka atas dan tidak kurang 80 untuk angka bawah. Anda perlu waspada ketika tekanan darah menunjukkan angka 140/90 mmHg.

Berikut ini tips dan cara menurunkan tekanan darah tinggi yaitu :
  1. Hindari makanan dengan kandungan tinggi kolesterol, berminyak dan berlemak
  2. Kurangi asupan garam, jngan lebih 1/2 sendok teh perhari
  3. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran seperti buah kiwi, apel dan sebagainya
  4. Hindari mengkonsumsi daging dalam jumlah banyak
  5. Lakukan olahraga secara rutin minimal seminggu 2 kali
  6. Konsumsi obat herbal dari tumbuhan untuk menurunkan darah tinggi
  7. Lakukan pegecekan secara rutin di rumah sakit minimal 3 hingga 5 bulan sekali

3. Menurunkan Berat Badan

Obesitas menjadi penyumbang terbesar penyeban stroke setelah darah tinggi. Karena berat badan berlebih biasanya diiringi dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah, penimbunan lemak, mengidap diabetes dan sebagainya. Penimbunan lemak dapat memicu penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah. Sehingga sirkulasi darah tidak lancar.

Jika anda memiliki berat badan berlebih, lakukanlah diet sehat dan mengikuti beberapa tips menurunkan berat badan berikut ini :
  1. Batasi asupan makanan berlemak dan berminyak
  2. Hindari makanan junk food dan kemasan cepat saji seperti mie instan dan lainnya
  3. Perhatikan kebutuhan kalori tubuh anda
  4. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran seperti apel, jeruk dan lainnya
  5. Imbangi dengan aktivitas olahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu

4. Kontrol Gula Darah dan Kolesterol

Cara mencegah serangan stroke selanjutnya adalah mengontrol kadar gula dan kolesterol dalam darah. Tingginya kadar glukosa dan kolesterol dalam darah dapat memicu pengentalan darah. Sehingga dapat berakibat pada terhambatnya sirkulasi peredaran darah dari dan menuju ke jantung dan otak. Perbanyak konsumsi sayur dan buah - buahan untuk serta obat alami seperti daun sirsak untuk menurunkan kolesterol dan gula darah.

5. Hindari Aspirin

Aspirin seringkali digunakan untuk meredakan rasa sakit. Biasanya kebanyakan orang menggunakan aspirin untuk menghilangkan sakit kepala, demam dan sebagainya. Namun, jika digunakan dalam rentang waktu lama disertai tanpa dosis tepat maka hal ini dapat memicu serangan stroke dikemudian hari.

6. Konsumsi Makanan Mengandung Potasium dan Beta Karoten

Cara mencegah stroke diusia mudah yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi potasium dan beta karoten. Kedua jenis mineral ini sangat baik untuk kesehatan jantung dan memberikan manfaat bagi tubuh. Bahkan sejumlah penelitian mengungkapkan, mengkonsumsi makanan yang mengandung potasium dan beta karoten pada pisang dan wortel serta makanan lainnya dapat menurunkan resiko serangan stroke sebesar 40%.

7. Hindari Dehidrasi

Ketika seseorang memiliki riwayat penyakit stroke dari anggota keluarganya, maka ia memiliki resiko untuk terserang stroke. Salah satu cara mencegah stroke yaitu dengan menghindari tubuh jangan sampai terjadi dehidrasi. Karena, dehidrasi dapat memicu menurunnya jumlah pasokan oksigen dalam darah.

8. Ketahui Penyebabnya

Tak banyak orang menyadari bahwa faktor keluarga yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, kolesterol dan jantung dapat menurunkan penyakitnya ke anggota keluarganya. Jika anda memiliki faktor resiko, maka biasakan sejak dini untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi pola hidup sehat seperti menghindari kebiasaan merookok, mengkonsumsi minuman beralkoohol, hindari stres berkepanjangan, lakukan olahraga secara rutin dan sebagainya.

9.Lakukan Olahraga Secara Rutin

Manfaat olahraga dapat memberikan dampak baik bagi tubuh kita. Diantaranya mengeluarkan racun di dalam tubuh melalui keringat dan urine, melancarkan sirkulasi peredaran darah, mencegah timbunan plak koleserol di pembuluh darah dan sebagainya. Tidak perlu olahraga terlalu berat dan menghabiskan banyak waktu. Anda dapat berjalan - jalan santai atau joging di sekitar lingkungan rumah, bersepeda di pagi hari dan olahraga jenis lainnya.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 9 Cara Mencegah Stroke di Usia Muda Sejak 20 Tahun

0 komentar: