Gejala penyakit merupakan media kesehatan online terpecaya di Indonesia yang memberikan informasi tentang penyakit dan obatnya serta tips kesehatan.


10 Anggapan Salah Tentang Penyakit Jantung

Pernahkan anda mendengar bahwa mengkonsumsi jantung pisang dapat menyebabkan penyakit jantung dan meningkatkan kolesterol dalam darah. 

Jika tangan sering berkeringat, kondisi ini menandakan bahwa seseorang menderita penyakit jantung.

Penyakit jantung hanya diderita oleh usia lanjut. Orang dewasa tidak akan terserang penyakit jantung. 



Dan masih banyak lagi anggapan yang beredar di masyarakat kita selama ini tentang desas desus seputar penyakit jantung. Jawabannya..

Benar atau tidak ya ?

Inilah beberapa anggapan tentang penyakit Jantung yang selama ini sudah beredar pada masyakarat, bisa jadi benar atau salah, simak penjelasannya informasi berikut ini :

1. Hanya Terjadi Pada Orang Gemuk Saja

Anggapan ini tidaklah semuanya benar. 

Ada benarnya jika seseorang memiliki tubuh gemuk maka resiko terserang penyakit jantung sangat tinggi. Hal ini dikarenakan orang bertubuh gemuk kecenderungan memiliki tekanan darah lebih tinggi, trigleseria tinggi dan sindrom metabolisme.

Beberapa faktor tersebut dapat meningkatkan resiko terserang penyakit jantung.

Bukan bearti bertubuh kurus dapat bebas dari resiko serangan jantung. Penderita diabetes type 2 dengan tubuh kurus, faktor genetik kelainan jantung bawaan juga dapat menignkatkan resiko yang sama.

2. Hanya Terjadi Pada Usia Lanjut

Saya sempat terkejut mendengar kabar teman kuliah saya dahulu, ketika 1 tahun setelah menyelesaikan masa studi kuliah, dia dikabarkan meninggal dikarenakan menderita penyakit Jantung diumurnya masih muda 23 tahun. 

Apa penyebabnya ?

Penyakit Jantung ini tak mengenal batasan usia, jika kecenderungan melakukan pola hidup buruk seperti kebiasaan merookok, mengkonsumsi makanan mengandung tinggi lemak jenuh, kurang aktivitas olahraga, dan kebiasaan buruk lainnya, kemungkinan besar akan meningkatkan fakor resiko.

3. Wanita Terbebas Dari Penyakit Jantung

Jika dilihat dari resiko memang wanita lebih kecil terkena penyakit Jantung sebelum memasuki usia menopause. Namun, setelah menopause, risiko wanita terkena penyakit jantung koroner menjadi sama besar dengan pria.

4. Penyakit Jantung Hanya Satu Macam

Penyakit Jantung terjadi dikarenakan menumpuknya plak pada pembuluh darah arteri di daerah Jantung, sehingga aliran darah ke Jantung terhenti yang selanjutnya berdampak pada berhentinya aktivitas gerak otot Jantung. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bahasan ini, kami sarankan anda untuk membaca artikel lainnya yang pernah kami tulis berjudul jenis jenis penyakit jantung.

Namun dalam dunia medis, penyakit Jantung dikenali banyak jenisnya seperti jantung koroner, payah jantung (gagal jantung), jantung rematik, infeksi jantung disebabkan oleh virus atau kuman, dan istilah medis lainnya. 

5. Jantungnya Sehat Tak Mungkin Terkena Sakit Jantung

Jika kita sudah memeriksakan diri kemudian menunjukan Jantung kita sehat dan tak ada gejala penyakit yang mencurigakan untuk mengidap penyakit Jantung, walaupun demikian, bukan bearti kita sudah bebas terkena penyakit jantung dikemudian hari. 

Faktor pola makan, tingkat emosional (stres) selama kita menjalani hidup jika tidak terkendali, bisa saja penyakit itu menghampiri.

6. Tidak Ada Hubungan Dengan Serangan Stroke

Tak sedikit kasus telah ditemukan dalam dunia kedokteran mengenai hubungan penyakit jantung dan stroke bahwa serangan stroke berawal dari penyumbatanya berasal dari jantung. 

Ada beberapa kemungkinan, misalnya pada masalah yang ada dikatup jantung yang melepaskan butiran bekuan darah, sampah dalam darah kemudian hanyut ke pembuluh darah otak dan tersumbat disana.

Temuan lainnya berkemungkinan besar, melemahnya fungsi pemompaan jantung yang dapat dideteksi dari irama dan denyutan, hal ini akan berdampak pada penyaluran darah tidak berjalan normal, hal inilah dapat beresiko menimbulkan serangan stroke.

7. Merupakan Penyakit Keturunan

Apakah penyakit jantung menurun?

Tidak benar adanya. Penyakit jantung disebabkan oleh banyak faktor didalamnya terutama kesalahan pola hidup, misalnya : kebiasaan merookok, tekanan darah tinggi, kegemukan dan faktor lainnya. Walaupun ada kasus penyakit jantung bawaan lahir, itu bukanlah faktor dari keturunan yang penyebabnya adanya kelainan anatomi Jantung pada masa dalam kandungan.

8. Penyakit Jantung Tidak Dapat Dicegah

Penyakit jantung itu akibat, tentu saja dapat dicegah, jika menjalani pola hidup yang sehat tentu hal tersebut tidak akan terjadi. Hal ini ada kaitannya dengan faktor resiko penyakit jantung. 

Yang mana penyakit jantung dapat terjadi karena faktor keturunan. Terkait dengan masalah ini tidaklah benar. Memang pada dasarnya, mereka yang memiliki riwayat darah tinggi akan diturunkan. Namun, masih dapat dicegah dengan cara pola hidup yang sehat dan tidak mengkonsumsi makanan yang dapat memicu resiko ini tinggi.

9. Disebabkan Karena Sering Dikagetkan

Pemahaman ini sering terdengar pada saat orang tua mengingatkan ke anak-anaknya "jangan bermain kagetan atau jangan mengangget-ngageti", namun tak semua orang tua memiliki pemahaman demikian. 

Walaupun sering dikagetkan tak bearti aliran darah menuju jantung menjadi terhambat, terkecuali jika memang menderita jantung lemah yang kemudian bisa kumat. 

Kecuali, memang pada dasarnya orang bersangkutan telah memiliki riwayat penyakit jantung. Dikarenakan kaget seperti mendengar berita kurang baik, dapat memicu peningkatan hormon yang dapat mempengaruhi emosional seseorang yang dapat berakibat stress. 

Kondisi stress ini dapat menjadi penyebab penyempitan pembuluh darah atau tekanan darah menjadi tinggi. Efeknya bisa ke jantung.

10. Karena Sering Mengonsumsi Menu Jantung Pisang

Justeru jantung pisang menjadi sumber makanan rendah kolesterol sudah dipastikan menyehatkan jika diolah dengan baik dan benar. 

Bahkan obrolan ini membuat takut mereka yang sedang menderita penyakit jantung. Pasalnya, mereka tak boleh memegang buah jantung pisang ini dikarenakan akan menambah resiko terkena serangan jantung.

Itulah beberapa anggapan yang selama ini kita pahami ada salah dan benarnya juga. 

Namun, jika kita percaya begitu saja tanpa adanya pengetahuan bisa jadi anggapan ini akan menurun ke anak-anak yang menjadi pemahaman tanpa pengetahuan.  Jika itu benar dari sisi medisnya baiknya tidak kita lakukan untuk menghindari betapa bahayanya bagi kehidupan jika sampai terkena serangan Jantung.

Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Line
Tags :

Related : 10 Anggapan Salah Tentang Penyakit Jantung

0 komentar: