Memberikan informasi tentang gejala penyakit dan tips kesehatan yang bermanfaat lainnya.

Hepatitis C - Gejala, Penyebab dan Obatnya

Penyakit hepatitis C terjadi dikarenakan adanya virus dari jenis hepatitis C (HVC)Hepatitis C - Gejala, Penyebab dan Obatnya - Penyakit hepatitis C terjadi dikarenakan adanya virus dari jenis hepatitis C (HVC) yang menyerang hati. Pada umumnya penyakit ini ditularkan melalui kontak darah.

Saat pertama kali terinfeksi, pada fase inkubasi virus akan masuk ke dalam organ hati dan mulai hidup di sel hati yang kemudian mengganggu kinerja dari sel hati yang normal dan menginfeksi sel tersebut seterusnya virus dapat menggunakan sel genetik dari hati untuk mengcloning dirinya dalam jumlah yang banyak. 

Perkembangan penyakit ini cukup cepat setelah 6 bulan sejak terinfeksi. Bahkan, tingkat kronisnya lebih tinggi dibandingkan dengan penderita hepatitis jenis lainnya. Selama yang terjadi 80-90% penderita hepatitis C mengalami sirosis hati atau kanker hati dikarenakan penanganan yang lambat.

Gejala Hepatitis C

virus hepatitis c
Virus hepatitis C membutuhkan waktu sekitar 2-6 minggu untuk menginfeksi organ hati. Pada masa ini disebut masa inkubasi. Jika seseorang telah terinfeksi penyakit ini, pada umumnya tidak akan merasa gejala apapun yang timbul. Dan jika menunjukkan suatu gejala, kebanyakan penderita tidak mengenalinya dan sering manganggap hal tersebut sebagai tanda dari penyakit biasa.

Gejala awal biasanya ditandai dengan kondisi fisik yang lemah, lelah, mual, muntah, tidak nafsu makan dan nyeri pada perut.
  1. Tidak nafsu makan dan mengalami muntah serta mual
  2. Rasa nyeri pada area perut (letak hati)
  3. Deman dan panas tinggi
  4. Mengalami kelelahan fisik
  5. Gatal-gatal pada kulit
  6. Urine bewarna kuning kecoklatan gelap dan tinja bewarna abu-abu
  7. Sulit untuk kosentrasi atau mengingat sesuatu
  8. Gangguan pencernaan
  9. Rasa nyeri pada otot dan sendi
Perlu dilakukan tes darah untuk memastikan hal gejala tersebut apakah hepatitis C. Jika sudah mununjukkan hasil yang positif, penderita dengan mengalami gejala awal sudah dikatakan mengidap penyakit "hepatitis C akut".

Tes lainnya yang dijalankan untuk mendiagnosa penyebaran virus dengan melakukan tes antibodi dan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan 2 minggu sesudah terinfeksi.

Penyebab Hepatitis C

Beberapa diantaranya menjadi penyebab seseorang tertular penyakit hepatitis C :
  1. Penyebarannya melalui kontak darah seperti melalui jarum suntik secara bersamaan, tatto, akupuntur
  2. Berhubungan layaknya pasangan yang sudah menikah
  3. Penggunaan alat pribadi yang digunakan secara bersamaan seperti pisau cukur, sikat gigi dan penjepit kuku
  4. Seorang ibu yang positif menderita hepatitis C dapat menularkan anaknya melalui proses persalinan

Langkah Pengobatan Bagi Penderita Hepatitis C

Sebagai langkah pencegahan awal untuk menghindari seseorang yang sudah terinfeksi hepatitis C akut agar tidak menjadi kronis, banyak hal yang harus menjadi pantangan seperti menghindari meminum obat apapun tanpa berkonsultasi dengan dokter, sesering mungkin melakukan tes laboratorium dengan berkala untuk mengetahui penyebaran aktif virus dan mengukur kadar enzim hati.

Untuk pengobatan bisanya membutuhkan waktu yang cukup lama hingga benar-benar sembuh yang dapat dilakukan dengan mencegah penyebaran virus agar tidak terjadi kerusakan hati yang lebih parah. Senyawa yang digunakan dalam pengobatan hepatitis C antara lain dapat menggunakan interferon alfa, Ribavirin dan Pegylated interveron alfa. Untuk pengobatan jenis ini biasanya dapat dilakukan dengan melihat terlebih dahulu kondisi penyebaran virus hepatitis dalam tubuh.

Pengobatan tradisional yang dapat dilakukan dengan menghambat penyebaran virus dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit ini. Beberapa tanaman yang berkhasiat untuk tindakan pengobatan hepatitis antara lain :
  1. Gingseng - yang dapat memperbaiki fungsi hati dan mengurangi resiko kerusakan hati yang lebih kronis
  2. Buah mahkota dewa yang sudah kering direbus dengan air hingga mendidih setelah dingin di minum akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dikarenakan pada mahkota dewa memiliki zat saponin, alkaloid, tannin, flavonoid, polifenol,, minyak atsiri, lignin anti bakteri dan virus.
  3. Lada hitam - yang dapat membantu membuang racun yang merusak dalam hati.
Untuk mengkonsumsinya tidak harus sekaligus, memilih diantaranya dan ada baiknya berkonsultasi dengan dokter atau para ahli yang memiliki kemampuan jika itu perlu dilakukan.

Simak video animasi bagaimana penyebaran virus hepatitis C dalam tubuh kita di bawah ini :

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on Whatapps
Share on BBM
Share on Line
Share on Gmail
Tags :

Related : Hepatitis C - Gejala, Penyebab dan Obatnya

0 komentar: